wk-media.com – Kejadian pilot dan kopilot Batik Air tertidur ketika mengudara menjadi salah satu topik yang banyak diperbincangkan di media sosial hingga Minggu (10/3/2024). Hal ini lantas menambah panjang daftar insiden Batik Air yang membahayakan para pelanggannya. 

Menurut laporan Rekomendasi Keamanan yang dikeluarkan oleh Komite Nasional Keamanan Transportasi alias KNKT, keduanya terlelap kurang lebih selama 28 menit ketika menerbangkan pesawat dari badara Kendari ke Jakarta, pada 25 Januari 2024. Akibat dari kelalaian keduanya, pesawat pun melaju di luar jalur penerbangan serta tak merespons himbauan dari pusat pengendali wilayah (Area Control Centre atau ACC). 

Meski demikian, berdasarkan laporan pendahuluan dari KNKT mengatakan bahwa tidak ada awak pesawat maupun penumpang yang terluka atau mengalami kerusakan di bagian badan pesawat. 

“Tidak ada yang terluka dalam insiden ini, dan tidak ada kerusakan di bagian pesawat,” tulis laporan awal pendahuluan KNKT yang dikutip pada Minggu (10/3). 

Akan tetapi, melalui laporan tersebut KNKT mengklasifikasikan bahwa insiden pilot-copilot Batik air tertidur tersebut sebagai kategori insiden yang ‘serius’. Apabila insiden tersebut dibiarkan, maka dipastikan bahwa bisa menimbulkan hal yang berbahaya lainnya. 

Sebelumnya, maskapai yang kelola di bawah Lion Group ini sudah beberapa kali mencuri perhatian publik. Disebutkan bahwa sejak didirikan pada 2013 Batik Air beberapa kali pernah mengalami insiden hingga kecelakaan.  

Daftar Insiden Batik Air 

Berikut adalah daftar insiden Batik Air yang menggemparkan hingga membuat pelanggan mengalami luka: 

1. Lampu dan AC Pesawat Batik Air Mati 

Pesawat Batik Air nomor penerbangan ID-6293 rute Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, Maros, Sulawesi Selatan menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Novembe 2023, sempat mengalami insiden yang membuat panik para penumpangnya. 

Insiden bermula saat lampu dan ac pesawat mati. Bahkan, kejadian ini sempat viral di berbagai media sosial. Dalam video yang beredar luas di media sosial tersebut, terlihat ketegangan dan panik penumpang yang merebak di dalam kabin pesawat Batik Air. 

Kejadian mati listrik, AC dan lampu kabin tersebut saat pesawat akan lepas landas. Dalam cuplikan itu, kabin pesawat terlihat sangat gelap. Bahkan beberapa penumpang menggunakan flash dari ponsel mereka. 

Menanggapi hal tersebut, manajemen Batik Air mengungkapkan bahwa pemasokan tenaga listrik melalui peralatan darat (ground power unit) tengah mengalami gangguan yang tak terduga, sehingga membuat keterlambatan dalam menyediakan pasokan listrik. 

2. Batik Air Tabrak Landasan Pacu 

Batik Air dengan nomor penerbangan 6380 pada 6 November 2015, dilaporkan menabrak landasan pacu ketika melakukan pendaratan sejauh 100 meter di Bandara Yogyakarta yang kemudian membuay nose gear runtuh. Dari kejadian itu, sebanyak 16 penumpang cedera. 

Berdasarkan penjelasan dari pihak Batik Air kala itu, ban depan pesawat keluar dari runway. Sementara ban belakang pesawat masih berada dposisi di atas landasan pacu. 

3. Batik Air Menabrak Pesawat Lain 

Insiden kembali dialami oleh maskapai pesawat Batik Air pada 4 April 2016. Kala itu, Batik Air dengan nomor Penerbangan 7703 terlibat insiden tabrakan dengan pesawat ATR-42-600 ketoka lepas landas dari landasan 24 di Bandara Udara Internasional Halim Perdana Kusuma (HLP). 

Kejadian itu terjadi sekitar pukul 19:55 WIB. Akibatnya, pesawat Batik Air mengalami beberapa kerusakan di sayap bagian kiri. Sedangkan, pesawat ATR juga mengalami kerusakan di tempat yang serupa. 

Adapun pesawat Batik Air yang bertabrakan tersebut tengah mengangkut 49 penumpang dengan rincian 48 orang dewasa dan satu masih anak-anak, ditambah lagi tujuh orang kru, termasuk dua awak kokpit. 

Menurut laporan, semua penumpang pesawat selamat, namun  mengalami shock berat. Usai kejadian yang terjadi pada pukul 20.00 WIB, bandara pun ditutup hingga pukul 24.00 WIB. 

4. Pilot dan Kokpilot Tidur saat Pesawat Lepas landas 

Terbaru, pilot dan kopilot Batik Air tidur kala menerbangkan pesawat PK-LUV sebagai BTK6724 (ID-6724) dari Cengkareng ke Kendari pada Kamis dini hari, 25 Januari 2024. Insiden ini membuat pesawat keluar jalur. 

Tidak ada korban jiwa maupun kerusakan atas insiden ini. Pesawat pun akhirnya mendarat dengan selamat di Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng usai sebelumnya keluar jalur lintasan sampai ke langit Cianjur. 

Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari

Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *