• Oktober 30, 2023
  • ardwk
  • 0

WK MEDIA –

Konferensi pers kasus jembatan maut The Geong di Banyumas, Senin (30/10). Foto: Intan Alliva Khansa/kumparan
Konferensi pers kasus jembatan maut The Geong di Banyumas, Senin (30/10). Foto: Intan Alliva Khansa/kumparan

Edi Suseno (63 tahun), pengelola jembatan kaca The Geong, ternyata memiliki dua jembatan kaca di lokasi lain. Seluruhnya ada di Jawa Tengah.

Dua jembatan kaca di Kabupaten Banyumas (Limpakluwus dan Baturaden), dan satu di Kabupaten Tegal (Gucci).

"Kini seluruh wahana jembatan kaca miliknya telah ditutup," kata Kapolresta Banyumas Kombes Pol Edy Suranta Sitepu dalam jumpa pers, Senin (30/10).

Seluruh jembatan kaca itu didesain sendiri oleh Edi. Pembangunannya tidak memiliki izin dan tidak berprosedur kelayakan.

"Dia (Edi) yang mendesain sendiri, tidak ada izin, tidak ada SOP, tidak ada kajian-kajian terkait wahana ini dioperasikan," ujar Edy.

Polisi telah menetapkan Edi sebagai tersangka gara-gara jembatan kaca itu pada Rabu (25/10) pecah menewaskan seorang pengunjung.

Edi Suseno (berbaju tahanan). Foto: Intan Alliva Khansa/kumparan
Edi Suseno (berbaju tahanan). Foto: Intan Alliva Khansa/kumparan
Jembatan kaca yang pecah, di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (25/10/2023). Foto: Sumarwoto/ANTARA
Jembatan kaca yang pecah, di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (25/10/2023). Foto: Sumarwoto/ANTARA

]

Sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *