• Oktober 19, 2023
  • ardwk
  • 0

WK MEDIA –

Ilustrasi menghirup udara. Foto: pixabay
Ilustrasi menghirup udara. Foto: pixabay

VO2 Max adalah indikator bisa yang mengukur seberapa banyak oksigen yang dihirup seseorang ketika berlari. Indikator ini cukup krusial, sehingga banyak pelari yang berupaya untuk meningkatkannya.

VO2 Max yang tinggi menunjukkan kebugaran kardiorespirasi seseorang. Hasilnya, ia akan lebih maksimal untuk berolahraga, tidak mudah ngos-ngosan, dan daya tahan fisiknya semakin meningkat.

Sebagaimana kita tahu, oksigen sangat diperlukan saat berlari. Sebab, oksigen tersebut akan memberikan energi yang cukup pada otot, sehingga membuat tubuh bekerja lebih keras.

Semakin tinggi VO2 Max, maka semakin bugar tubuh seseorang. Lalu, bagaimana cara meningkatkan VO2 Max saat lari? Simak beberapa tipsnya berikut ini.

Cara Meningkatkan VO2 Max

Ilustrasi lari. Foto: pixabay
Ilustrasi lari. Foto: pixabay

Mengutip buku Dasar Kepelatihan Olahraga susunan Giri Wiarto, VO2 Max adalah kecepatan konsumsi oksigen pada metabolisme aerobik maksimal. Telah banyak peneelitian yang mengkaji bahwa VO2 Max berpengaruh pada ketahanan seseorang saat berolahraga.

Dengan VO2 Max yang tinggi, seseorang dapat berolahraga dengan lebih maksimal, tidak mudah lelah, dan tidak mudah ngos-ngosan. Salah satu cara untuk meningkatkan VO2 Max adalah dengan rutin latihan fisik.

Ada pula beberapa tips lain yang bisa Anda terapkan. Dirangkum dari laman Healthline, berikut penjelasannya:

1. Latihan interval

Ilustrasi latihan interval. Foto: AFP/ Jewel SAMAD
Ilustrasi latihan interval. Foto: AFP/ Jewel SAMAD

Tidak hanya untuk meningkatkan pace, latihan interval juga bisa dirutinkan untuk meningkatkan VO2 Max. Kamu bisa menggabungkan latihan yang intensitasnya tinggi dengan selingan istirahat.

Caranya dengan melakukan lari cepat selama 2-5 menit. Lalu dilanjutkan jogging 2-5 menit sebagai recovery dan ulangi siklus tersebut sebanyak 4-6 kali. Agar hasilnya maksimal, kamu bisa latihan 2 kali per minggu.

2. Hill training

Ilustrasi hill training. Foto: pixabay
Ilustrasi hill training. Foto: pixabay

Hill training dapat dilakukan dengan lari di area perbukitan atau pegunungan. Mengutip buku 101 Tanya Jawab Seru tentang Sepak Bola tulisan Timo Scheunemann, latihan ini terbukti efektif untuk meningkatkan VO2 Max. Kamu bisa merutinkannya 2-4 kali sebulan.

3. Latihan kardiovaskular

Ilustrasi olahraga bersepeda. Foto: Shutterstock
Ilustrasi olahraga bersepeda. Foto: Shutterstock

Latihan kardiovaskular adalah kunci utama untuk meningkatkan VO2 Max. Kamu bisa memvariasikannya dengan lari cepat, bersepeda, ataupun berenang.

Secara tidak langsung, latihan kardiovaskular akan memaksa jantung untuk memompa lebih banyak darah ke seluruh tubuh. Dengan begitu, tubuhmu akan belajar memproses oksigen lebih efisien dan meningkatkan VO2 Max.

4. Latihan berulang

Ilustrasi lari di tangga. Foto: Shutterstock
Ilustrasi lari di tangga. Foto: Shutterstock

Latihan berulang bisa dilakukan denagn naik-turun tangga atau lari estafet. Dengan melakukan latihan berulang secara teratur, kamu memaksa tubuh Anda untuk bekerja lebih keras. Latihan ini juga membantu mengembangkan kekuatan otot kaki dan memperbaiki kapasitas paru-paru.

5. Diet seimbang

Ilustrasi makanan sehat. Foto: kitzcorner/Shutterstock
Ilustrasi makanan sehat. Foto: kitzcorner/Shutterstock

Tidak hanya latihan fisik, kamu juga harus mengimbangi olahraga dengan melakukan diet seimbang. Perhatikan asupan nutrisi meliputi karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral.

Kandungan tersebut dapat membantu tubuh untuk memerangi stres oksidatif yang dapat mempengaruhi performa fisikmu. Dengan diet yang tepat, kamu dapat memaksimalkan potensi peningkatan VO2 Max.

]

Sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *