• Oktober 25, 2023
  • ardwk
  • 0

WK MEDIA –

6 Posisi Berhubungan Seks untuk Mendorong Persalinan. Foto: Shutterstock
6 Posisi Berhubungan Seks untuk Mendorong Persalinan. Foto: Shutterstock

Hubungan seksual selama kehamilan dianggap berbahaya karena dapat memicu kontraksi. Namun, menjelang persalinan, hubungan suami istri diyakini bermanfaat sebagai induksi alami lho, Moms.

Sekarang mungkin Anda bertanya-tanya posisi seks seperti apa yang dapat dilakukan menjelang persalinan? Dokter obgyn Jessica Shepherd mengatakan, belum ada bukti medis terkait posisi tertentu dalam hubungan seks benar-benar membantu kelahiran bayi.

“Belum tentu benar bahwa hal itu akan menyebabkan persalinan; namun, sperma manusia mengandung prostaglandin dalam jumlah tinggi, yaitu zat yang membantu mematangkan serviks dan membantu permulaan persalinan,” ujar Jessica Shepherd kepada Romper.

Sementara itu, Direktur Program Pengobatan Seksual Wanita di Stanford Health Care, Leah Millheiser, menyebut meski belum terbukti secara medis, namun beberapa orang meyakini hal tersebut.

“Ini bukan sesuatu yang terbukti atau dijamin, namun ada beberapa orang yang yakin akan hal itu,” kata Leah Millheiser.

“Saat Anda orgasme, Anda melepaskan oksitosin, yang sama dengan pitocin (hormon sintesis yang dapat membantu menginduksi persalinan). Seks tidak membuat Anda melahirkan, tetapi jika Anda akan memasuki atau berada di tahap awal persalinan. Dapatkah hal itu memberikan sedikit dorongan? Mungkin. Kami juga tidak tahu seberapa sering pada tahap awal persalinan Anda perlu mencapai orgasme,” sambungnya.

Menurutnya, meski belum terbukti, bukan berarti Anda tak boleh berhubungan seks dengan pasangan. Apabila Anda merasa ingin 'bermain-main' di kamar tidur, usahakan posisi yang nyaman dan tidak terlentang.

Berikut adalah enam posisi berhubungan yang berpotensi mempercepat terjadinya kontraksi di leher rahim.

1. Cowgirl

Pasangan bisa berbaring telentang sementara Anda menghadap ke arahnya dalam posisi duduk. Posisi ini bisa memberikan lebih banyak rangsangan pada G-spot, yang berpotensi menghasilkan orgasme yang lebih kuat. Posisi ini disebut paling mudah karena perempuan bisa memegang kendali.

Perut Anda juga tidak akan tertekan dan memberi pasangan Anda akses ke payudara Anda. Payudara Anda kemungkinan besar akan menjadi sangat sensitif karena lonjakan estrogen. Sentuhan dapat meningkatkan tingkat kenikmatan dan peluang orgasme yang lebih tinggi.

2. Cowgirl Terbalik

Posisi koboi terbalik memiliki manfaat dan kenyamanan hampir sama dengan posisi cowgirl. Tapi posisi cowgirl terbalik memiliki kenikmatan yang lebih karena adanya rangsangan klitoris. Jika Anda adalah orang yang lebih mudah atau lebih baik mencapai orgasme dengan rangsangan klitoris, mungkin posisi inilah yang membuat kontraksi rahim tersebut terjadi.

Ilustrasi berhubungan seks saat hamil. Foto: Shutter Stock
Ilustrasi berhubungan seks saat hamil. Foto: Shutter Stock

3. Menyendok atau Spooning

Posisi ini dilakukan dengan kedua pasangan berbaring dan pasangan yang melakukan penetrasi masuk dari samping. Anda bisa berbaring menghadap ke kanan atau ke kiri. Posisi ini menghilangkan tekanan pada punggung dan rahim Anda. Hal ini juga tidak memungkinkan terjadinya penetrasi yang terlalu dalam.

4. Doggy Style

Posisi ini memungkinkan Anda untuk menopang diri dengan siku dan lutut sementara pasangan melakukan penetrasi dari belakang, sehingga menghindari tekanan pada perut. Posisi apa pun dengan penetrasi dari belakang mungkin lebih nyaman dengan perut yang membesar.

5. Butterfly

Jika Anda memiliki sedikit keseimbangan dan dapat bersandar pada dinding atau kepala tempat tidur sebagai penyangga, posisi ini baik untuk ibu hamil. Posisi ini juga merupakan cara menerima seks oral tanpa harus telentang.

6. Masturbasi berdampingan

Apabila dokter Anda mengatakan tidak apa-apa untuk mengalami orgasme, masturbasi berdampingan adalah cara yang baik untuk menyenangkan diri sendiri dan pasangan tanpa perlu penetrasi.

]

Sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *