• Januari 16, 2024
  • ardwk
  • 0


Jakarta, WK MEDIA

Artis dan pengusaha karaoke Inul Daratista menyinggung Presiden Joko Widodo dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno soal pajak hiburan karaoke.

Hal itu disampaikan Inul dalam unggahan video di aku media sosial X (Twitter) miliknya pada Sabtu (13/1). Inul menampilkan kondisi salah satu tempat karaokenya yang sepi, padahal itu akhir pekan. Inul juga menyinggung jumlah karyawannya kian menurun.

Inul juga sempat bertanya kepada sejumlah karyawannya tentang kenaikan pajak yang dapat berdampak pada pekerjaan mereka.

IKLAN

GULIR UNTUK MELANJUTKAN ISI

“Kalau pajaknya naik 75 persen, kalian saya selesaikan untuk tidak ikut ibu lagi, bagaimana?” tanya Inul ke karyawannya dalam video itu.

“Kalau aku nggak ikut kerja sama Inul Vista lagi, anak istriku mau makan apa?” kata salah satu pegawai Inul.

Inul juga meminta Jokowi dan Sandiaga Uno untuk mempertimbangkan kembali wacana menaikkan pajak karaoke itu.

“Jadi pak menteri, pak Jokowi juga, tolong undang-undang ini dikaji ulang lagi. Karena ketika bapak naikkan pajak, banyak orang-orang yang tidak bisa bekerja lagi. Jadi minta tolong, buat pak Sandiaga Uno juga, saya tunggu ngopinya pak, biar kita semuanya enggak risau,” kata Inul.

Inul mengatakan para pengujung juga telah ‘berteriak’ dengan berlakunya pajak 25 persen pada saat ini.

“Karena tamu di sini aja pajaknya 25 persen saja sudah teriak-teriak. Ini Sabtu, pak. Sepi. Beda diskotik yang kelasnya sudah tinggi. Mereka duitnya banyak. Tapi ini karaoke keluarga, bersih. Ruangan saya segini besarnya tapi yang isi hari Sabtu cuma 2 atau 3,” imbuh dia.

Kebijakan kenaikan pajak hiburan 40-75 persen telah menimbulkan kecemasan bagi para pengusaha maupun UMKM di Indonesia.

Kebijakan ini diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (HKPD).

Dalam aturan itu disebutkan bahwa Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) untuk jasa hiburan berlaku pada diskotek, karaoke, kelab malam, bar, dan mandi uap/spa.

Merespons berbagai keluhan yang disampaikan, Sandiaga Uno pada Jumat (12/1) mengatakan pemerintah dan pelaku usaha perlu duduk bersama untuk mencari solusi terbaik.

Sandi mengaku paham bahwa kebijakan ini sangat memberatkan para pelaku UMKM. Dia pun menyampaikan peninjauan kembali Tengah diatur ke Mahkamah Konstitusi menyikapi peraturan tersebut.

“Sudah masuk uji materi,” kata Sandi usai menghadiri pelatihan barista kopi yang digelar PPP di Karangploso, Kabupaten Malang, Jumat (12/1), seperti dikutip detikJatim.

(pop/wis)


[Gambas:Video CNN]

Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *