• Oktober 27, 2023
  • ardwk
  • 0

WK MEDIA –

Karyawan mengamati pergerakan harga saham di Profindo Sekuritas, Jakarta, Senin (6/9). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
Karyawan mengamati pergerakan harga saham di Profindo Sekuritas, Jakarta, Senin (6/9). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Sejumlah analis pasar modal buka-bukaan soal sektor saham yang paling mendulang cuan di tahun politik. Pasalnya, pesta demokrasi yang terjadi di Indonesia menjadi salah satu sentimen yang mempengaruhi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Executive Director J.P Morgan Indonesia, Henry Wibowo menyebut, ada dua sektor paling cuan di saat tahun politik yakni perbankan dan sektor konsumer.

“Saya rasa dua sektor ini akan tetap outperform tahun depan, terutama sektor konsumer, karena biasanya tahun pemilu itu sirkulasi dana akan meningkat. Sehingga konsumsi domestik juga ikut naik,” kata Henry kepada awak media di Bursa Efek Indonesia, Jumat (27/10).

Henry melanjutkan, kinerja sektor consumer staples alias fast moving consumer goods (FMCG) dan consumer discretionary seperti perhotelan, otomotif, onderdil, garmen, hingga supermarket diproyeksi meningkat pada 2024.

Henry bilang, IHSG memiliki peluang mencetak return positif saat tahun politik. Hal itu sejalan dengan kondisi IHSG pada pemilu tahun sebelumnya. “Jadi di tahun pemilu, seperti tahun 2009, 2014, dan 2019 itu IHSG kita berada dalam kondisi positif di local currency term,” tambahnya.

Executive Director J.P Morgan Indonesia Henry Wibowo di BEI, Jumat (27/10).  Foto: Ave Airiza Gunanto/kumparan
Executive Director J.P Morgan Indonesia Henry Wibowo di BEI, Jumat (27/10). Foto: Ave Airiza Gunanto/kumparan

Terpisah, CEO Schroder Investment Management, Michael Tjoajadi mengungkapkan sektor konsumer dan perbankan akan mendulang cuan pada pesta demokrasi.

"Kalau saya lihat sih banking dan consumer tetap oke. Kalau politik kan ada biaya kampanye, nah itu akan memutar ekonomi (consumer), karena consumption," kata Michael.

Pemilu pada 2024 memang diprediksi akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi, inflasi, hingga investasi.

Kepala Ekonom Bank Mandiri, Andry Asmoro mengungkapkan, tingkat inflasi akan mengalami kenaikan pada tahun politik. Mengingat, masyarakat berbondong-bondong membelanjakan uangnya untuk keperluan pemilu.

Kepala Ekonom Bank Mandiri, Andry Asmoro di Hotel Ayana, Labuan Bajo, Sabtu (9/9).
 Foto: Ave Airiza Gunanto/kumparan
Kepala Ekonom Bank Mandiri, Andry Asmoro di Hotel Ayana, Labuan Bajo, Sabtu (9/9).
Foto: Ave Airiza Gunanto/kumparan

"Kalau saya lihat biasanya inflasi enggak terlampau besar (naiknya) di tahun politik. Kita lihat 2014, 2019, 2024 itu enggak akan terlalu besar," kata Asmoro beberapa waktu lalu.

Menurut Asmoro, konsumsi masyarakat akan terjaga stabil di kisaran 5 persen. Sayangnya, angka investasi akan mengalami penurunan, karena investor cenderung bersikap wait and see.

Angka investasi yang turun selama pesta demokrasi berlangsung, menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan pemerintah pusat hingga daerah. "Paling tidak kita bisa dapatkan pertumbuhan investasi yang memang relatif lebih terjaga stabil," imbuhnya.

https://www.instagram.com/p/Cy5NidYMj1f


]

Sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *