• April 27, 2024
  • ardwk
  • 0


Jakarta, WK MEDIA

Ketua PP Muhammadiyah Anwar Abbas Mengarahkan imbauan soal layanan jam operasional warung Madura di Bali. Saya menarik alasannya warung Madura diimbau untuk tidak buka selama 24 jam.

Menurutnya, kehadiran warung tersebut jelas tidak pernah mengganggu masyarakat karena tidak menimbulkan kegaduhan dan gangguan.

“Oleh karena itu, jika di beberapa daerah ada yang mengatur pengaturan jam operasional warung Madura tersebut agar tidak buka 24 jam jelas sangat mengejutkan,” kata ahli ekonomi Islam itu dalam keterangan tertulis, Sabtu (24/4).

IKLAN

GULIR UNTUK MELANJUTKAN ISI

Anwar mengatakan, imbauan jadi bias jika alasan dibalik tindakan tersebut adalah karena adanya keluhan dari para pengusaha minimarket. Dengan demikian, imbauan memihak pada kepentingan pemilik modal, bukan pada rakyat kecil.

Warung-warung Madura yang jumlahnya banyak, sambung Anwar, telah mampu menggerakkan perekonomian rakyat kelas bawah dan bisa menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat setempat.

Tak cuma itu, warung-warung tersebut juga menerima titip penjualan dari produk-produk UMKM yang selama ini sulit masuk ritel modern atau minimarket.

Anwar mengatakan, warung-warung Madura sangat dibutuhkan bagi masyarakat, apalagi ketika ingin membeli barang di tengah malam saat minimarket telah tutup.

“Jadi kehadiran warung Madura yang buka 24 jam tersebut benar-benar telah membantu perputaran ekonomi di kalangan rakyat lapis bawah,” katanya.

Sebelumnya, Kelurahan Penatih, Kecamatan Denpasar Utara, Kota Denpasar, Bali mengeluarkan imbauan agar warung kelontong, khususnya yang dikelola warga Madura, tidak beroperasi selama 24 jam atau melebihi pukul 00.00 WITA. Pertimbangan keamanan dan penertiban administrasi kependudukan jadi alasan di balik imbauan tersebut.




Ilustrasi. Warung Madura di Kelurahan Penatih, Denpasar, Bali diimbau untuk tidak buka selama 24 jam. ( WK MEDIA/ Adi Maulana)

Lurah Penatih I Wayan Murda mengatakan, imbauan itu telah dikeluarkan sejak 19 April 2024. Imbauan itu juga Diklaim telah disepakati di tingkat Kelurahan Penatih.

“Kita imbauan dulu, tidak ada yang lainnya,” ujar Murda, saat dikonfirmasi Jumat (26/4).

Murda mengatakan, imbauan khusus warung kelontong dan untuk tempat usaha lainnya yang buka 24 jam akan dilaksanakan secara bertahap.

Secara terpisah, Kepala Satpol PP Klungkung Dewa Putu Suwarbawa mengaku menerima keluhan pengusaha minimarket soal warung Madura yang beroperasi 24 jam. Warung-warung yang dikelola oleh warung Madura itu menjual bahan pokok dan beragam barang kebutuhan sehari-hari.

“Kami memang mendapat keluhan dari pengusaha minimarket dengan adanya warung Madura buka sehari penuh tanpa tutup,” ujar Suwarbawa.

(ashar/asar)


[Gambas:Video CNN]

Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *