• Oktober 24, 2023
  • ardwk
  • 0

WK MEDIA –

Ketua Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman memimpin jalannya sidang sidang pleno perkara nomor 114/PUU-XX/2022 terkait uji materi UU Pemilu soal sistem pemilihan legislatif proporsional terbuka di Gedung MK, Jakarta. Foto: Aditya Pradana Putra/Antara Foto
Ketua Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman memimpin jalannya sidang sidang pleno perkara nomor 114/PUU-XX/2022 terkait uji materi UU Pemilu soal sistem pemilihan legislatif proporsional terbuka di Gedung MK, Jakarta. Foto: Aditya Pradana Putra/Antara Foto

Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) sudah resmi dibentuk. Ketua MK Anwar Usman menyatakan siap untuk diperiksa oleh MKMK.

MKMK dibentuk guna mengusut dugaan pelanggaran kode etik dan pedoman Hakim Konstitusi. Imbas putusan MK yang mengubah syarat capres-cawapres.

Menurut Anwar Usman, semua Hakim MK siap diperiksa oleh MKMK. "Loh semua lah, udah siap banget," kata Anwar Usman usai pelantikan anggota MKMK di Gedung MK, Jakarta, Selasa (24/10).

Anwar Usman ialah Ketua MK yang menjadi sorotan dalam putusan yang mengabulkan permohonan nomor 90/PUU-XXI/2023. Putusan itu membuat adanya penambahan syarat untuk capres dan cawapres.

Dengan adanya perubahan dari MK, kini WNI yang belum berusia 40 tahun tapi berpengalaman sebagai kepala daerah bisa mendaftar Pilpres.

Putusan itu dinilai menjadi pembuka jalan bagi Gibran Rakabuming untuk menjadi cawapres. Anwar Usman ialah paman dari Gibran. Sehingga putusan itu disorot karena dinilai sarat konflik kepentingan.

Sejumlah laporan masuk ke MK buntut putusan itu. Sehingga kemudian diputuskan agar dibentuk MKMK.

Pelantikan tiga anggota Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) di Gedung MK, Selasa (24/10/2023). Foto: Youtube/Mahkamah Konstitusi RI
Pelantikan tiga anggota Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) di Gedung MK, Selasa (24/10/2023). Foto: Youtube/Mahkamah Konstitusi RI

Tiga anggota MKMK yang dilantik hari ini ialah mantan Ketua MK Jimly Asshiddiqie; mantan anggota Dewan Etik MK, Bintan Saragih; dan Hakim Konstitusi Wahiduddin Adams.

Terkait putusan yang jadi sorotan, Anwar Usman menyatakan bahwa dirinya taat konstitusi.

]

Sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *