• Oktober 25, 2023
  • ardwk
  • 0

WK MEDIA –

Ilustrasi easy run. Foto: pixabay
Easy run adalah bagian yang cukup penting dalam rencana latihan seorang pelari. Dalam dunia lari, jenis latihan ini dikenal juga dengan sebutan recovery run, slow running, dan chatty miles.

Sesuai dengan namanya, easy run biasanya dilakukan dengan pace yang rendah. Saat melakukan latihan ini, pelari bisa sambil merileksasi otot-otot tubuhnya, mendengarkan musik, ataupun mengobrol dengan temannya.

Manfaat yang bisa dirasakan pelari saat melakukan easy run cukup banyak, di antaranya meningkatkan performa lari, menjaga ketahanan fisik, melatih kekuatan otot, dan lain-lain. Apabila dilakukan rutin, latihan ini bisa memudahkan pelari untuk melakukan fast running.

Tentu saja, easy run tidak bisa dilakukan dengan sembarangan teknik. Simak penjelasan lengkapnya dalam artikel berikut.

Ilustrasi easy run. Foto: pixabay

Selain manfaat-manfaat di atas, ada beberapa manfaat lain yang dapat dirasakan pelari saat melakukan easy run. Dirangkum dari laman Support Runna, berikut penjelasannya:

1. Membangun kekuatan dasar

Easy run membantu membangun kekuatan tubuh dan otot kaki. Latihan ini cukup penting untuk menghindari cedera dan meningkatkan performa lari selanjutnya.
Saat melakukan lari dengan intensitas tinggi, terkadang pelari dilanda stres dan kecemasan. Untuk meredakannya, pelari bisa sesekali mengganti latihannya dengan easy run. Melalui latihan ini, ia dapat memberikan kesempatan bagi tubuh untuk pulih dan mengurangi risiko cedera berlebihan.

3. Meningkatkan daya tahan tubuh

Jika dilakukan secara rutin, easy run dapat meningkatkan kapasitas paru-paru pelari. Easy run juga terbukti menyehatkan untuk jantung, sehingga cocok untuk latihan kardiovaskular. Agar hasilnya maksimal, kamu bisa meningkatkan durasi dan jarak tempuh larinya.

Easy run dapat memberikan kesenangan tersendiri bagi pelari. Kamu bisa mencoba latihan ini bersama teman dekat, sahabat, ataupun pasangan. Selain menyenangkan, easy run juga dapat meningkatkan motivasi untuk terus berolahraga.

Ilustrasi easy run. Foto: pixabay

Tentu, ada teknik khusus untuk melakukan easy run. Dikutip dari Runkeeper, berikut ini panduan lengkapnya yang bisa kamu simak:

1. Pilih kecepatan atau pace lari yang tepat

Meski bisa dilakukan dengan pace lambat, sebaiknya kamu tetap harus menyesuaikannya dengan kenyamanan masing-masing. Sehingga, kamu bisa berlari sambil ngobrol tanpa harus terengah-engah.

2. Tentukan jarak dan waktu

Jarak dan waktu adalah dua hal penting yang mesti diperhatikan saat lari. Normalnya, durasi yang diperlukan adalah 20-30 menit. Kemudian, tingkatkan durasi tersebut seiring waktu.

Fokus pada teknik lari yang benar agar meminimalisir terjadinya cedera. Kemudian, lakukan juga pemanasan sebelum lari dan pendinginan setelahnya agar otot lebih rileks.

Agar hasil latihannya maksimal, kamu perlu mengatur jadwal easy run secara konsisten. Lakukan latihan ini minimal 2-3x seminggu. Kemudian, selingi dengan latihan lain yang lebih berat.

]

Sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *