• Oktober 22, 2023
  • ardwk
  • 0

WK MEDIA –

Bakal calon presiden (bacapres) PDIP Ganjar Pranowo. Foto: Dok. Istimewa
Bakal calon presiden (bacapres) PDIP Ganjar Pranowo. Foto: Dok. Istimewa

Belum ada seragam kampanye resmi yang dikeluarkan oleh Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo-Mahfud MD. Termasuk baju garis hitam putih yang diusulkan oleh Presiden Jokowi.

Wakil Ketua TPN, Andika Perkasa, menegaskan baju garis hitam putih tersebut belum fix digunakan oleh pihaknya.

Andika mengatakan, baju resmi pemenangan saat ini masih dalam tahap finalisasi melalui perlombaan. Ada lima desain yang tengah dilombakan. Yang terpilih, adalah yang paling banyak di-vote.

"Itu yang garis-garis hitam-putih itu satu dari lima. Seingat saya, satu dari lima desain yang sejauh ini dilombakan. Belum tentu itu yang dipilih, tapi itu satu dari lima," kata Andika di RSPAD Gatot Soebroto, Minggu (22/10).

"Kita lihat mana yang lebih banyak voters-nya, ya itu yang kita pilih," tambah dia.

Pemilihan baju dan corak seragam yang akan digunakan Ganjar-Mahfud, kata Andika, bukan pertimbangan subjektif. Tapi berdasarkan vote.

"Kita mengikuti banyaknya vote jadi bukan semata-mata pertimbangan subjektif enggak juga," ungkap Andika.

Wakil Ketua TPN Ganjar Pranowo, Andika Perkasa, pada program Info A1 kumparan. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
Wakil Ketua TPN Ganjar Pranowo, Andika Perkasa, pada program Info A1 kumparan. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Beberapa waktu lalu, Ganjar mengunggah di akun media sosialnya dan meminta pengikutnya memilih corak baju kampanye dirinya yang paling cocok. Di sana ada lima corak, dari garis-garis putih-hitam hingga warna polos hitam dan putih.

Hal tersebut menimbulkan pertanyaan, sebab Ganjar sudah pernah memamerkan baju garis-garis usulan Jokowi. Desain baju itu diberikan langsung oleh Jokowi kepada Ganjar. Maknanya, karena hitam dan putih tegas dan jelas, bukan abu-abu.

Tapi pada saat deklarasikan dan pendaftaran ke KPU, baju garis-garis hitam-putih itu tak tampak digunakan Ganjar. Dia lebih memilih menggunakan baju hitam polos, sementara Mahfud menggunakan baju putih yang gagal ia gunakan pada Pilpres lima tahun lalu.

]

Sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *