• Oktober 31, 2023
  • ardwk
  • 0

WK MEDIA –

Contemporary Art Gallery: The Kick Off "Mudaku: Tidak Mudah Menjadi Muda Versi Diriku” di Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Foto: TMII
Contemporary Art Gallery: The Kick Off "Mudaku: Tidak Mudah Menjadi Muda Versi Diriku” di Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Foto: TMII

Taman Mini Indonesia Indah (TMII) saat ini tampil dengan wajah baru. Selain revitalisasi anjungan, museum, dan gedung, TMII juga menghadirkan Contemporary Art Gallery (CAG).

Sebagai upaya memperkenalkan galeri yang baru dibuka ini, Contemporary Art Gallery untuk pertama kalinya menyelenggarakan sebuah event yang bertajuk “Contemporary Art Gallery: The Kick Off” berupa pameran seni rupa dengan tema “Mudaku” dan “Lang-lang Hayat."

Ya, pemuda memiliki peran penting dalam perkembangan seni kontemporer. Lahirnya seni kontemporer Indonesia juga tidak lepas dari gerakan perupa muda yang mengkritik para seniman mapan dan elitis.

Bertepatan dengan hari Sumpah Pemuda, Contemporary Art Gallery (CAG) TMII menapaki langkah baru dengan mengadakan kegiatan The Kick off CAG yang diawali dengan live painting pada tanggal 20-24 Oktober 2023.

 Contemporary Art Gallery: The Kick Off "Mudaku: Tidak Mudah Menjadi Muda Versi Diriku” di Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Foto: TMII
Contemporary Art Gallery: The Kick Off "Mudaku: Tidak Mudah Menjadi Muda Versi Diriku” di Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Foto: TMII

Live painting ini diikuti oleh 100 perupa muda sebagai bentuk ungkapan ekspresi tentang kesulitan menjadi anak muda versi diri sendiri di lingkungan sosial. Lukisan mereka menjadi media untuk menyampaikan pesan positif kepada publik tentang permasalahan dan harapan anak muda masa kini.

Direktur Utama TMII, Claudia Ingkiriwang, menyatakan bahwa CAG TMII membuka kesempatan bagi para perupa muda untuk berekspresi dengan melukis bersama dan memamerkan karya terbaiknya di ruang pameran CAG TMII.

“Kami menyediakan wadah bagi para pemuda yang ingin berkarya namun masih memiliki keterbatasan ruang untuk berekspresi. Di sini lah kalian bisa menampilkan karya terbaik dan tentunya kami akan terus men-encourage para pemuda agar tidak patah semangat dalam mengekspresikan diri,” ungkap Claudia.

 Contemporary Art Gallery: The Kick Off "Mudaku: Tidak Mudah Menjadi Muda Versi Diriku” di Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Foto: TMII
Contemporary Art Gallery: The Kick Off "Mudaku: Tidak Mudah Menjadi Muda Versi Diriku” di Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Foto: TMII

Pameran ini juga menggambarkan bahwa seseorang akan mengalami masa transisi dewasa muda yang merupakan masa jelajah hidup. Di masa ini, manusia mencipta dengan kepekaan rasa.

Transisi yang terjadi pada manusia di usia dua puluhan hingga tiga puluhan ini juga membawa hidupnya berdampingan dalam kebimbangan atau ketidakstabilan. Perasaan berada di antara (in-betweenness) ini ternyata juga menjadi suatu keunggulan tersendiri dalam kreativitas. Sebaliknya, manusia yang mendapat kepastian dan kestabilan justru sulit mencapai terbukanya jalan menuju kreativitas tersebut.

 Contemporary Art Gallery: The Kick Off "Mudaku: Tidak Mudah Menjadi Muda Versi Diriku” di Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Foto: TMII
Contemporary Art Gallery: The Kick Off "Mudaku: Tidak Mudah Menjadi Muda Versi Diriku” di Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Foto: TMII

Selain itu, pameran “Contemporary Art Gallery: The Kick Off” juga menghadirkan pameran “Lang-lang Hayat” yang berarti hidup sebagai manusia dewasa muda dengan beragam atensi oleh para perupa. Pameran ini menjadi perwujudan karya seni rupa yang menggunakan ungkapan multimedia, dan bukan hanya bersikukuh pada konsep estetik dan pandangan sosial.

 Contemporary Art Gallery: The Kick Off "Mudaku: Tidak Mudah Menjadi Muda Versi Diriku” di Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Foto: TMII
Contemporary Art Gallery: The Kick Off "Mudaku: Tidak Mudah Menjadi Muda Versi Diriku” di Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Foto: TMII

Karya yang disuguhkan oleh “Lang-Lang Hayat” berasal dari berbagai cara pandang para seniman dalam melanglang hayat melalui perjalanan yang ditempuh perupa dalam rentang usia.

Seperti halnya jejak domestik yang terjadi sebagai manusia dewasa; resapan hayat yang mencerminkan rekonsiliasi tragedi; apresiasi hayat atas perenungan alam, hidup dan mati; peneropongan aspek sumber pangan, serta potret fenomena politik melalui teknik grafis yang muncul dan hilang, seakan-akan magis, padahal logis.

 Contemporary Art Gallery: The Kick Off "Mudaku: Tidak Mudah Menjadi Muda Versi Diriku” di Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Foto: TMII
Contemporary Art Gallery: The Kick Off "Mudaku: Tidak Mudah Menjadi Muda Versi Diriku” di Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Foto: TMII

Adapun para seniman dari “Lang-Lang Hayat” yang karyanya turut dipamerkan pada pameran ini ialah Meita Meilita, Adi Sundoro, Suvi Wahyudianto, dan Puji Lestari Ciptaningrum.

Hasil karya yang dihasilkan oleh para perupa muda dari kegiatan live painting dengan tema “Mudaku” dan juga “Lang-lang Hayat” ini nantinya akan dipamerkan di Contemporary Art Gallery TMII yang berlangsung selama 28 Oktober 2023-7 Januari 2024.

Advertorial ini dibuat oleh kumparan Studio

]

Sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *