• Oktober 31, 2023
  • ardwk
  • 0

WK MEDIA –

Ilustrasi hoaks. Foto: Shutter Stock
Ilustrasi hoaks. Foto: Shutter Stock

Seorang pelajar 16 tahun di Gunungkidul diciduk polisi karena menyebarkan berita palsu atau hoax soal klitih. Pelajar berinisial T itu mengaku sengaja membuat hoax karena ingin kontennya masuk FYP (for your page) atau trending di TikTok.

"Di wilayah Gunungkidul dari weekend kemarin viral berita hoax terkait adanya klitih atau kejahatan jalanan di Gunungkidul,"kata Kasatreskrim Polres Gunungkidul, AKP Andika Arya Pratama, kepada wartawan di Gunungkidul, Selasa (31/10).

Polisi lalu menyelidiki siapa pengunggah informasi tersebut. Hingga akhirnya, pada Senin (30/10) polisi berhasil menemukan dan menangkap T.

"Kita [amankan] satu orang terduga pemilik akun yang menyebarkan berita hoax tersebut. Inisialnya T, orang Gunungkidul. Pelaku masih berstatus pelajar usia 16 tahun," ungkap Andika.

Saat ini pelaku masih diperiksa oleh polisi. Namun dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku mengakui alasannya membuat konten hoax tersebut adalah karena ingin masuk trending di TikTok.

"Jadi alasan pelaku membuat video hoax hanya untuk FYP atau trending di TikTok," jelas Andika.

"Kepada masyarakat, untuk bermedia sosial sebaiknya kita saring dulu sebelum sharing," pungkasnya.


]

Sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *