• Januari 16, 2024
  • ardwk
  • 0


Jakarta, WK MEDIA

Belawan New Container Terminal (BNCT) resmi beroperasi pada Jumat (12/1). Operasional BNCT perdana ini ditandai dengan kegiatan bongkar muat kapal peti kemas perdana oleh MV Integra Voyage milik perusahaan pelayaran Orient Overseas Container Line (OOCL).

MV Integra Voyage milik perusahaan pelayaran Orient Overseas Container Line (OOCL) itu bersandar di Terminal B BNCT. Kapal tersebut sebelumnya berlayar dari Singapura menuju Belawan dan selanjutnya akan melanjutkan perjalanan menuju Port Klang, Malaysia.

Direktur BNCT Hanny Uktolseya mengatakan, dalam kegiatan operasional perdana tersebut, BNCT berhasil melakukan bongkar muat kurang lebih 1.000 TEUs.

IKLAN

GULIR UNTUK MELANJUTKAN ISI

“Target kami kecepatan bongkar muat kurang lebih 40 box per jam sehingga kegiatan perdana ini dapat kami selesaikan dalam waktu 25 jam,” kata Hanny, dalam keterangan tertulisnya hari ini.

Hanny menjelaskan, untuk melayani melayani MV Integra Voyage, BNCT menyiapkan 3 unit quay container crane/QCC (alat untuk bongkar muat peti kemas di dermaga), 6 unit rubber tyred gantry crane/RTG (alat bongkar muat peti kemas di pemuatan), dan 12 unit truk untuk kegiatan pengangkutan (pengangkutan peti kemas dari dermaga ke lapangan berkemah atau sebaliknya).

Hanny meneragnakn, setelah operasional perdana ini, berhenti akan melakukan evaluasi untuk mempersiapkan pelayanan berikutnya. Hanny menyebut kegiatan bongkar muat peti kemas berikutnya akan dilakukan pada Sabtu (13/1).

Meski begitu, Hanny berharap ke depannya, BNCT mampu mendatangkan kapal dan muatan lebih banyak secara berkesinambungan.

“Kami akan terus berupaya meningkatkan pelayanan dari sisi operasional, keselamatan, sistem informasi, kapasitas pekerja (SDM), hingga administrasi agar pelayanan ke depan semakin baik,” lanjutnya.

Sementara itu Direktur Lembaga Maritim Nasional (Namarin) Siswanto Rusdi berharap keberadaan BNCT dapat meningkatkan daya saing pelabuhan Indonesia di perairan Selat Malaka. Menurutnya, sebagai perusahaan hasil kolaborasi PT Pelabuhan Indonesia (Persero) melalui grup PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) dengan INA-DP World, BNCT dapat mengadaptasi budaya kerja dan sistem operasi yang telah dijalankan DP World di berbagai negara.

“Keberadaan mitra DP World juga diharapkan mampu mendatangkan kapal dan muatan lebih banyak karena mereka memiliki jaringan pelabuhan global di berbagai negara. Dengan demikian volume ekspor-impor Indonesia juga akan meningkat,” jelas Siswanto.

Sebelumnya, Direktur Utama Pelindo Arif Suhartono mengatakan BNCT akan berperan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Khususnya di wilayah Sumatera bagian utara yang sedang berkembang, serta memperkuat posisi Indonesia sebagai pemain kunci dalam industri logistik global.

“BNCT dapat mengambil peran utama menjadi fasilitator perdagangan kelas dunia melalui strategi konektivitas, ekosistem pelabuhan terintegrasi dan operasi modern termasuk pengembangan bisnis melalui peti kemas,” tuturnya.

“Realisasi kerja sama Investasi dan Pengoperasian Belawan merupakan salah satu bentuk penghematan dari roadmap perusahaan tahun 2023 yaitu Ekspansi Bisnis dan Strategic Partnership,” ujar Arif.

(ori/ori)


Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *