• Oktober 26, 2023
  • ardwk
  • 0

WK MEDIA –

Peluncuran Nissan Kicks e-Power di Indonesia bersama Presiden Direktur Nissan Indonesia, Isao Sekiguchi. Foto: dok. Nissan Indonesia
Peluncuran Nissan Kicks e-Power di Indonesia bersama Presiden Direktur Nissan Indonesia, Isao Sekiguchi. Foto: dok. Nissan Indonesia

President of Nissan in ASEAN Isao Sekiguchi memastikan tak ada investasi baru yang akan digelontorkan untuk Indonesia. Khusus pasar Asia Tenggara, akan menguatakam fasilitas produksi di Thailand.

"Untuk saat ini tidak ada rencana itu. Fokus kami adalah bagaimana utilisiasi di Thailand untuk ASEAN dan Jepang," terang Sekiguchi saat ditemui di Tokyo Big Sight, Jepang, Rabu (25/10).

Nissan Hyper Force Concept di Japan Mobility Show 2023.  Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan
Nissan Hyper Force Concept di Japan Mobility Show 2023. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan

Kendati demikian, Indonesia menjadi salah satu negara di Asia Tenggara, yang masih dipelajari soal potensi perkembangannya, khususnya dalam hal penggunaan dan ekosistem kendaraan listrik yang jadi komitmen pabrikan.

"Filipina, Indonesia, dan Vietnam ketiganya memiliki pertumbuhan tapi Malaysia dan Thailand lebih siap dalam hal populasi kendaraan listriknya," terang pria yang pernah menjabat sebagai Presiden Nissan Motor Indonesia itu.

Peragaan teknologi elektrifikasi e-Power di GIIAS 2023. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan
Peragaan teknologi elektrifikasi e-Power di GIIAS 2023. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan

Sejauh ini katanya menyangkut elektrifikasi, Nissan menitikberatkan pada teknologi e-Power dan model Leaf. Keduanya sudah dipasarkan di tanah air dan diklaim mendapat respons positif.

"Teknologinya kompetitif dengan lingkungan di sana, itulah kekuatan kami. Kami sadar dengan penetrasi kendaraan listriknya, sehingga ini rencana kami masuk ke situ dengan situasi yang ada," lanjutnya.

Nissan Ambition 2030

Sementara itu dalam hal optimasi mobilitas di masa depan, pabrikan memiliki komitmen jangka panjang yang disebut Nissan Ambition 2030, untuk merespons isu lingkungan dengan mencapai netralitas karbon pada 2050.

Nissan Kicks e-Power. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan
Nissan Kicks e-Power. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan

Caranya dengan mengkombinasikan penjualan kendaraan listrik di pasar penting, mengembangkan teknologi otonom serta mobilitas yang efisien, dan penguatan dalam penggunaan solid state battery, yang lebih efisien dan menjanjikan daya tempuh jauh.

Secara global, Nissan bakal mengakselerasi mobilitas dengan pilihan teknologi yang beragam, termasuk nantinya kendaraan listrik bisa sebagai sumber daya yang dapat dimanfaatkan bagi lingkungan atau Vehicle to Everything (V2X).

Targetnya Nissan bakal mengenalkan 27 kendaraan listrik, termasuk 19 model baru hingga tahun fiskal 2030 dengan target 55 persen total penjualan merupakan kendaraan listrik.

]

Sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *