• Oktober 20, 2023
  • ardwk
  • 0

WK MEDIA –

Ilustrasi Bagaimana Cara Melaksanakan Salat Sunnah Istisqa, Foto: Unsplash/leolintang.
Indonesia saat ini sedang dilanda musim kemarau dengan suhu bisa mencapai 43 derajat celcius. Suhu yang begitu panas membuat banyak wilayah yang mengalami kekeringan dan kesulitan air. Lalu, bagaimana cara melaksanakan salat sunnah istisqa agar turun hujan?

Salat istisqa adalah salah satu cara yang bisa dilakukan umat Islam untuk meminta hujan kepada Allah SWT. Umat Muslim dianjurkan melakukan salat istisqa ketika wilayahnya dilanda musim kemarau dan kekeringan yang parah.

Cara Melakukan Salat Sunnah Istisqa

Ilustrasi Bagaimana Cara Melaksanakan Salat Sunnah Istisqa, Foto: Unsplash/aqabiz.

Kekeringan akan mengancam kehidupan para petani dan masyarakat secara umum. Sebab air merupakan kebutuhan vital setiap manusia baik untuk minum, mandi, masak, perairan, dan lain sebagainya.

Dikutip dari Panduan Salat Wajib dan Sunah karya Ustadz Muhammad Syafril (2019), salah satu cara yang bisa dilakukan umat Muslim adalah salat istisqa untuk meminta hujan. Lalu, bagaimana cara melakukan salat sunnah istisqa? Ini cara melakukan salat istisqa yang perlu diketahui umat Muslim:

1. Imam dan makmum berkumpul di tanah lapang untuk mengerjakan salat secara berjamaah.

2. Imam dan makmum tanpa didahului azdan dan iqamat berniat membaca niat salat istisqa’

أصلي سنة الاستسقاء ركعتين مستقبل القبلة اماما/ماموما لله تعالى

3. Sesudah takbiratul ihram, imam dan makmum melakukan takbir 7 x pada rekaat pertama, dan 5 x takbir pada rekaat kedua.

4. Pada tiap-tiap rakaatnya imam membaca surat al-fatihah dan satu surat pendek secara jelas yang dapat didengarkan oleh para makmum. Dilanjutkan dengan rujuk, dua sujud dan duduk di antara dua sujud.

5. Pada rekaat kedua setelah sujud, imam dan makmum melakukan duduk tahiyyat akhir dan membaca bacaan tahiyyat, tasyahhud, dan salawat seperti yang dibaca dalam salat wajib. Diakhiri dengan bacaan salam dengan menolehkan wajah dan kepala ke kanan dan ke kiri.

6. Imam menyampaikan khutbah dan didengarkan oleh jamaah yang hadir. Khutbah salat istisqa’ terdiri dari dua khutbah yang disampaikan khatib dengan cara berdiri dan sekali duduk di antara kedua khutbah.

7. Rukun khutbah dan tatacaranya dalam salat istisqa’ sama dengan yang dilakukan khatib sesudah salat Ied. Diantaranya membaca takbir 9 x pada khutbah pertama dan takbir 7 x pada khutbah kedua.

Demikian tata cara melakukan salat istisqa yang bisa dilakukan untuk meminta hujan. Dalam materi khutbah, khotib mengajak setiap manusia untuk bertobat dan meminta ampun atas segala dosanya. (Umi)

]

Sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *