• Oktober 25, 2023
  • ardwk
  • 0

WK MEDIA –

Ilustrasi operasi pasar di Lampung. | Foto : Galih Prihantoro/ Lampung Geh
Ilustrasi operasi pasar di Lampung. | Foto : Galih Prihantoro/ Lampung Geh

Lampung Geh, Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung dalam waktu dekat akan menggelar operasi pasar beras murah bagi masyarakat Lampung.

Rencananya, operasi pasar itu akan digelar pada bulan November 2023 mendatang. Dalam pelaksanaannya, Pemprov Lampung akan menggunakan anggaran belanja tak terduga (BTT).

Nantinya, Pemprov Lampung mengambil skema subsidi beras melalui kegiatan operasi pasar tersebut.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung, Elvira Umihanni mengatakan, rencana subsidi beras melalui operasi pasar menggunakan anggaran BTT sudah disetujui oleh Gubernur Lampung Arinal Djunaidi.

"Beras saat ini menjadi perhatian khusus dan Pak Gubernur sudah menyetujui untuk menggunakan dana BTT untuk memberikan subsidi terhadap operasi pasar," kata Kadisperindag Lampung, Elvira Umihanni dalam keterangannya.

Dalam pelaksanaan operasi pasar nantinya, kata Elvira, Pemprov Lampung akan menggunakan beras lokal dari Lampung.

"Kenapa kita menyerap beras lokal, karena kita ingin penggilingan padi di Lampung itu juga bisa berfungsi," ujarnya.

Elvira menjelaskan, dalam operasi pasar, Pemprov Lampung akan menjual beras lokal dari Lampung dengan harga Rp 10.900 sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET).

"Beras lokal ini nanti harganya sesuai HET yakni Rp 10.900. Kita beli beras lokal dari penggilingan kecil, kemudian kita jual ke masyarakat dengan harga HET, selisihnya itulah yang kita subsidi," ungkapnya

Menurutnya, saat ini Pemprov Lampung masih mempersiapkan rencana operasi pasar melalui subsidi tersebut.

"Masih diproses, jadi ya target mudah-mudahan di awal November sudah bisa kita luncurkan," tuturnya.

Seperti diketahui, harga beras medium di pasar saat ini masih bertahan tinggi. Disperindag Lampung mencatat harga beras medium di Lampung masih berkisar di angka Rp 13 ribu sampai Rp 13,5 ribu per kilogram. (Lih/Put)

]

Sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *