• Oktober 23, 2023
  • ardwk
  • 0

WK MEDIA –

Ilustrasi penusukan. Foto: Shutter Stock
Ilustrasi penusukan. Foto: Shutter Stock

Kapolrestabes Bandung, Kombes Budi Sartono, membenarkan pihaknya sudah menerima laporan terkait dugaan ancaman pembunuhan dan penganiayaan yang dilakukan seorang pria terhadap seorang dokter gigi di Kota Bandung, Vissi El Alexandra (28).

"Laporan hari Sabtu tanggal 21," kata dia ketika dikonfirmasi pada Senin (23/10).

Sebagai tindak lanjut dari laporan itu, sambung Budi, pihaknya sudah melakukan rangkaian penyelidikan dan penyidikan dengan meminta keterangan dari sejumlah saksi dan mengumpulkan alat bukti. Belum disebut jumlah saksi yang telah dimintai keterangan oleh polisi.

"Sekarang anggota masih melakukan penyelidikan dan penyidikan," ucap dia.

Sebelumnya diberitakan, Vissi dianiaya oleh pria tak dikenal yang hendak membunuhnya. Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (21/10) lalu di Paskal 23, Kota Bandung.

Pria pelaku itu terlebih dahulu menghubungi Vissi melalui Instagram kemudian langsung melontarkan kata berisi ancaman. Tak lama setelah itu, pelaku langsung mendatangi tempat kerja Vissi dan memaksa masuk.

Pelaku tersorot kamera CCTV. Dok: Instagram @vissiel
Pelaku tersorot kamera CCTV. Dok: Instagram @vissiel

Vissi yang berada di ruang praktiknya mendengar suara ribut-ribut hingga akhirnya dia keluar. Dia lalu bertemu pelaku di lorong. Pelaku langsung mengeluarkan pisau, mengarahkannya ke leher Vissi.

Namun karena saat itu posisi keduanya sedang di tempat kerja, Vissi meminta pelaku untuk tidak membuat gaduh di tempatnya praktik.

Vissi memikirkan keselamatan staf dan rekan lainnya dan meminta pelaku untuk berbicara di luar ruangan kantor.

Saat sampai di luar kantor, tiba-tiba Vissi diserang bertubi-tubi. Vissi bercerita, ia berupaya menahan serangan pisau hingga tonjokan.

Akibat serangan itu, tubuh Vissi pun terluka. Vissi khawatir tindakan pelaku dilakukan bukan hanya pada dirinya, melainkan juga ke korban lain.

]

Sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *