• Oktober 19, 2023
  • ardwk
  • 0

WK MEDIA –

Mantan Perdana Menteri Pakistan Nawaz Sharif. Foto: K.M. Chaudary/AP Photo
Mantan Perdana Menteri Pakistan Nawaz Sharif. Foto: K.M. Chaudary/AP Photo

Pengadilan Pakistan melarang penangkapan eks Perdana Menteri Nawaz Sharif setibanya di negara tersebut. Ia diprediksi akan pulang pada Sabtu setelah kabur selama empat tahun.

Pengacara Sharif, Azam Nazeem Tarat, pada Kamis (19/10) mengatakan kliennya mendapat penangguhan penahanan. Oleh karenanya, aparat tidak bisa menangkapnya sampai sidang perdana pada 24 Oktober mendatang.

Dia menambahkan, setelah mendarat Sharif akan menemui pendukungnya di Lahore.

Adik Sharif, Shehbaz Sharif, menyambut baik penangguhan penahanan sang kakak. Pada tahun ini Shehbaz menjabat pm sampai digantikan pemerintahan sementara akibat pembubaran parlemen.

"Dia dilibatkan pada kasus-kasus tidak masuk akal dan menjadi sasaran penganiayaan," kata Shehbaz lewat X seperti dikutip dari Reuters.

"Sidang apa pun akan membuktikan bahwa dia tidak bersalah," sambung dia.

Sharif pada 2018 lalu divonis bersalah atas dakwaan korupsi dan dua dakwaan lainnya. Dia dijatuhkan hukuman penjara selama 14 tahun.

Sharif menolak segala tuduhan yang dialamatkan kepadanya.

Pada 2019 pengadilan mengizinkan Sharif ke London untuk berobat dengan sebuah jaminan. Sharif berjanji akan pulang seusai berobat.

Kemudian Sharif dinyatakan melarikan diri setelah tidak pulang dari jadwal yang sudah ditentukan.

]

Sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *