• Oktober 23, 2023
  • ardwk
  • 0

WK MEDIA –

Sejumlah petugas PT. Pertamina Hulu Rokan Zona 1 Jambi Field memberikan pelatihan pembuatan batik di Lapas Perempuan Kelas IIB Jambi. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
Ini menjadi sasaran program penerima manfaat dalam upaya memberdayakan masyarakat rentan. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
Batik yang dikembangkan di Lapas Perempuan ini merupakan replikasi program Batik Serumpun berlian yang berlokasi di Kelurahan Legok, kecamatan Danau Sipin, Jambi. Program batik ini diperluas di Lapas Perempuan Kelas IIB Jambi. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
Lapas perempuan ini merupakan wadah penampung narapidana dengan berbagai macam kasus yang dihadapi. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
Program ini muncul dari permasalahan utama di lapas perempuan kelas IIB Jambi terkait kehidupan warga binaan pasca hukuman. Yang mana, stigma yang melekat pada diri mereka sebagai seorang mantan narapidana membuat mereka kerap dikucilkan oleh masyarakat, bahkan oleh keluarga. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
Berdasarkan pelaksanaan pemetaan, ditemukan beberapa potensi yang dimiliki oleh beberapa warga binaan lapas, salah satunya adalah membatik. Keahlian yang mereka miliki tidak terasah dengan baik karena belum ada kegiatan yang membatik. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Sejumlah petugas PT Pertamina Hulu Rokan Zona 1 Jambi Field memberikan pelatihan pembuatan batik di Lapas Perempuan Kelas IIB Jambi. Ini menjadi sasaran program penerima manfaat dalam upaya memberdayakan masyarakat rentan.

Batik yang dikembangkan di Lapas Perempuan ini merupakan replikasi program Batik Serumpun berlian yang berlokasi di Kelurahan Legok, kecamatan Danau Sipin, Jambi. Program batik ini diperluas di Lapas Perempuan Kelas IIB Jambi.

Lapas perempuan ini merupakan wadah penampung narapidana dengan berbagai macam kasus yang dihadapi.

Program ini muncul dari permasalahan utama di lapas perempuan kelas IIB Jambi terkait kehidupan warga binaan pasca hukuman. Yang mana, stigma yang melekat pada diri mereka sebagai seorang mantan narapidana membuat mereka kerap dikucilkan oleh masyarakat, bahkan oleh keluarga.

Berdasarkan pelaksanaan pemetaan, ditemukan beberapa potensi yang dimiliki oleh beberapa warga binaan lapas, salah satunya adalah membatik. Keahlian yang mereka miliki tidak terasah dengan baik karena belum ada kegiatan yang membatik.

Petugas lapas bersama warga binaan menjual hasil kain batik di Lapas Perempuan Kelas IIB Jambi, Sumatera, Senin (23/10/2023).  Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
Petugas lapas bersama warga binaan menjual hasil kain batik di Lapas Perempuan Kelas IIB Jambi, Sumatera, Senin (23/10/2023). Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

]

Sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *