• Oktober 23, 2023
  • ardwk
  • 0

WK MEDIA –

Menhan Prabowo Subianto dan Wali Kota Solo Gibra Rakabuming Raka menghadiri Hari Veteran Nasional di UNS, Kamis (10/8/2023).
 Foto: Dok. Istimewa
Menhan Prabowo Subianto dan Wali Kota Solo Gibra Rakabuming Raka menghadiri Hari Veteran Nasional di UNS, Kamis (10/8/2023).
Foto: Dok. Istimewa

Putra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming, resmi diumumkan sebagai pasangan bakal calon wakil presiden bagi Prabowo Subianto. Hal itu diumumkan Prabowo Subianto bersama ketua-ketua partai politik di dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM).

"Baru saja Koalisi Indonesia Maju yang terdiri dari delapan partai telah berembuk secara final, secara konsensus seluruhnya sepakat mengusung Prabowo Subianto sebagai calon presiden Koalisi Indonesia Maju untuk 2024-2029 dan saudara Gibran Rakabuming Raka sebagai calon Wakil Presiden dari Koalisi Indonesia Maju," kata Prabowo di kediamannya, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Minggu (22/10).

Gibran yang saat ini masih menjabat sebagai Wali Kota Solo, memiliki latar belakang sebagai pengusaha. Jika politisi PDI Perjuangan itu nantinya terpilih sebagai wakil presiden di Pemilu 2024, maka dia akan jadi wakil presiden Indonesia kedua dengan latar belakang pengusaha.

Dari 13 wakil presiden (wapres) yang sebelumnya pernah ada dalam sejarah Indonesia, satu-satunya yang berlatar belakang pengusaha adalah Wapres ke-10 dan 12 yakni Jusuf Kalla.

Wakil Presiden lainnya, punya latar belakang beragam. Yang paling banyak adalah militer. Rinciannya yakni Mohammad Hatta (Proklamator), Sri Sultan Hamengku Buwono IX (Sultan Yogyakarta), Adam Malik (Wartawan), Umar Wirahadikusumah (Militer).

Presiden Joko Widodo (kiri) berbincang dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla (kiri) sebelum memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (6/3/2019). Foto: ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
Presiden Joko Widodo (kiri) berbincang dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla (kiri) sebelum memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (6/3/2019). Foto: ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

Selain itu juga ada Soedharmono (Militer), Try Soetrisno (Militer), BJ Habibi (Insinyur/Ahli pesawat terbang), Megawati Soekarnoputri (Politisi), Hamzah Haz (Politisi), Boediono (Akademisi), Ma'ruf Amin (Agamawan).

Meski Gibran dan Jusuf Kalla sama-sama berlatar belakang pengusaha, namun sektor yang mereka geluti berbeda. Bisnis Jusuf Kalla mencakup transportasi dan logistik, otomotif, dan konstruksi. Sementara bisnis Gibran Rakabuming umumnya bergerak di sektor kuliner dan startup. Berikut daftar bisnis mereka:

Bisnis Gibran Rakabuming

1. Chili Pari, bisnis katering

2. Markobar, bisnis martabak duet bareng Kaesang

3. Goola, bisnis minuman aneka rasa kolaborasi bersama Kevin Susanto. Sempat jadi sorotan karena dapat pendanaan hingga Rp 71 miliar

4. Mangkokku, bisnis rice bowl bareng Kaesang dan chef Arnold Poernomo

5. Pasta Buntel, bisnis kuliner pasta

Menu kopi batubara  Foto: Safira M/ kumparan
Menu kopi batubara Foto: Safira M/ kumparan

6. Tugas Negara Bos, bisnis yang satu ini bergerak di bidang konveksi, khususnya produk jas hujan.

7. IColor, lini usaha milik Gibran Rakabuming di bidang layanan servis produk dari Apple

8. Kerjaholic, aplikasi yang menghubungkan para pencari kerja dengan pemberi kerja

Bisnis Jusuf Kalla

1. Sektor transportasi dan logistik: Kalla Lines (armada kapal), Kalla Transport yang melayani rental untuk instansi pemerintahan, BUMN, BUMD, dan Swasta, serta Kalla Logistics (general warehouse)

2. Sektor konstruksi: PT Bumi Karsa menangani jasa konstruksi seperti jalan, jembatan, bendungan, irigasi, pelabuhan, pusat perbelanjaan, serta bangunan gedung perkantoran. Unit bisnis lainnya adalah Kalla Aspal, perusahaan agen aspal curah, berdiri sejak 1988 dengan segmen pasar di Indonesia timur

3. Sektor infrastruktur dan manufaktur: PT Bukaka Teknik Utama, banyak menjadi kontraktor dari proyek-proyek BUMN

4. Di sektor otomotif, Jusuf Kalla juga mewarisi bisnis dari orang tuanya yakni Haji Kalla. Mereka menjadi distributor dan dealer produk otomotif Toyota untuk wilayah Indonesia timur.

5. Sektor energi dan pertambangan juga jadi bidang bisnis yang relatif baru dimasuki oleh Jusuf Kalla. Yakni melalui Poso Energy yang telah merampungkan proyek kelistrikan dengan produksi lebih kurang 1000 MW. Sedangkan ke bisnis pengolahan (smelter) mineral, Jusuf Kalla masuk melalui PT Bumi Mineral Sulawesi di Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, Sulawesi.

https://www.instagram.com/p/Cyhm5hftuI5


]

Sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *