• Oktober 31, 2023
  • ardwk
  • 0

WK MEDIA –

Putri Presiden ke-4 Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Yenny Wahid saat mengikuti deklarasi dukungan kepada Ganjar-Mahfud MD pada pilpres 2024 di Hotel Borobudur, Jakarta, Jumat (27/10/2023).  Foto: Sulthony Hasanuddin/ANTARA FOTO
Putri Presiden ke-4 Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Yenny Wahid saat mengikuti deklarasi dukungan kepada Ganjar-Mahfud MD pada pilpres 2024 di Hotel Borobudur, Jakarta, Jumat (27/10/2023). Foto: Sulthony Hasanuddin/ANTARA FOTO

Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya ditanya terkait dukungan yang diberikan oleh Yenny Wahid kepada Ganjar Pranowo-Mahfud MD di Pilpres 2024.

Keputusan Yenny Wahid ini menuai tanya karena ia merupakan pengurus aktif di organisasi PBNU. Putri ke-4 Gus Dur ini merupakan Ketua Badan Pengembangan Inovasi Strategis PBNU 2022-2027.

Sedangkan aturan PBNU jelas, bagi pengurus jangan sampai ikut terlibat dalam masalah Pilpres 2024. Jika mereka ikut, maka harus cuti atau mundur.

"Kalau dia posisinya resmi ya, dia harus cuti atau bahkan harus mundur. Kalau posisinya resmi, tergantung nanti ada kategori-kategori dalam aturan yang kami miliki ya," kata Gus Yahya di PBNU, Jakarta Pusat, Selasa (31/10).

"Kalau memang posisinya resmi misalnya jadi tim sukses misalnya, itu ada aturan-aturan. Tapi kalau cuma pribadi enggak jadi apa-apa, sebagai rakyat, ya kita engga bisa halangi toh," tambah dia.

Namun, Yenny menjabat Dewan Pembina di TPN Ganjar-Mahfud. Gus Yahya mengaku belum tahu terkait ini. Dalam waktu dekat ia akan segera meminta keterangan dari Yenny.

"Kita tanyakan nanti. Saya belum dapat informasinya itu. Kan kalau itu resmi dan memang masuk dalam kategori yang ada dalam aturan yang kita punya, ya kita lakukan penerapan aturan itu sebagai mestinya," tutup dia.

]

Sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *