• Oktober 23, 2023
  • ardwk
  • 0

WK MEDIA –

Ilustrasi Hikmah Pelaksanaan Kurban, Foto: Unsplash/Agus Supriyatna.
Memperingati Idul Adha atau kurban adalah salah satu ibadah yang dilakukan umat Muslim. Di hari raya ini, umat Muslim diperintahkan untuk menyembelih hewan kurban seperti kamping, sapi, kerbau, atau domba. Hikmah pelaksanaan kurban ini ada banyak.

Diantaranya manusia dapat bersyukur atas apa yang telah didapatkan. Perintah melaksanakan kurban ini telah disampaikan oleh Allah SWT dalam penggalan surat Al-Quran yang berbunyi “Maka dirikanlah sholat karena Tuhanmu dan berkurbanlah!” (QS: Al-Kautsar ayat 2)

Hikmah Pelaksanaan Kurban

Ilustrasi Hikmah Pelaksanaan Kurban, Foto: Unsplash/aqabiz.

Dikutip dari buku Tuntutan Berkurban dan Menyembelih Hewan, Ali Ghufron, Lc (2022: 12), Allah adalah satu-satunya Dzat yang berhak membuat aturan dan Dia Maha Bijaksana dalam setiap aturan-Nya. Segala yang ditetapkan oleh Allah sudah pasti ada hikmah yang terkandung di dalamnya.

Berikut adalah hikmah pelaksanaan kurban di Hari Raya Idul Adha yang perlu diketahui umat Muslim:

1. Bersedekah untuk Kaum yang Kurang Mampu

Harta yang disedekahkan ini berarti harus dikorbankan dengan ikhlas.

Sesuai dengan sabda Nabi Muhammad Saw. yang berbunyi:

أنفقي أَوِ انْفَحِي ، أَوْ انْضَحِي ، وَلاَ تُحصي فَيُحْصِي اللهُ عَلَيْكِ ، وَلاَ تُوعي فَيُوعي اللهُ عَلَيْكِ

“Infaqkanlah hartamu. Janganlah engkau menghitung-hitungnya (menyimpan tanpa mau mensedekahkan). Jika tidak, maka Allah akan menghilangkan berkah rezeki tersebut. Janganlah menghalangi anugerah Allah untukmu. Jika tidak, maka Allah akan menahan anugerah dan kemurahan untukmu.” (HR. Bukhari no. 1433 dan Muslim no. 1029)

2. Bersyukur kepada Allah

Berkurban dapat melatih untuk bersyukur kepada Allah atas berbagai nikmat yang telah Dia berikan kepada kita. Di antara bentuk bersyukur kepada Allah adalah mengikuti perintah-Nya dengan cara berkurban di hari Idul Adha. Berkurban saat Idul Adha termasuk bagian dari perintah-Nya.

3. Menghidupkan Ajaran atau Sunnah Nabi Ibrahim

Sebagaimana diketahui bahwa Nabi Ibrahim pernah diperintahkan untuk menyembelih putranya, Nabi Ismail. Menerima perintah tersebut, Nabi Ibrahim dengan sabar hendak melaksanakan perintah tersebut.

Namun perintah tersebut akhirnya dibatalkan oleh Allah. Sebagai gantinya Nabi Ibrahim diperintah untuk menyembelih kambing di hari Idul Adha.

4. Belajar untuk Berdzikir

Sunnah untuk melantunkan takbir ini telah diperintahkan sejak sepuluh hari pertama Dzulhijjah. Allah SWT berfirman:

وَيَذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ فِي أَيَّامٍ مَعْلُومَاتٍ

“Dan supaya mereka menyebut nama Allah pada hari yang telah ditentukan” (QS. Al Hajj: 28).

Hal ini dicantumkan dalam firman-Nya pada surat Al-Hajj ayat 37:

لَنْ يَنَالَ اللَّهَ لُحُومُهَا وَلَا دِمَاؤُهَا وَلَكِنْ يَنَالُهُ التَّقْوَى مِنْكُمْ

“Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah, tetapi ketakwaan dari kamulah yang dapat mencapainya.” (QS. Al Hajj: 37)

Demikian beberapa hikmah pelaksanaan kurban di Hari Raya Idul Adha yang perlu diketahui umat Muslim. Dengan berkurban juga bisa melapangkan rizki kepada diri sendiir, keluarga, tetangga, teman, dan saudara yang membutuhkan. (Umi)

]

Sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *