• Oktober 27, 2023
  • ardwk
  • 0

WK MEDIA –

Ibu di AS Hanya Butuh 40 Detik Melahirkan Bayinya! Kok Bisa? Foto: Shutter Stock
Berapa lama waktu persalinan Anda, Moms? Satu jam, enam jam, atau bahkan lebih lama? Persalinan yang lama ternyata tidak berlaku bagi Cianna Gonzales (24) yang melahirkan bayinya dalam waktu hanya 40 detik!

Cianna asal Philadelphia, Amerika Serikat, ini tidak membayangkan kehamilan keduanya akan begitu ‘mudah’ dan ‘cepat. Dikutip dari Daily Mail, Cianna saat itu tengah hamil dan kandungannya memasuki usia 38 minggu. Ia lalu merasakan kontraksi yang awalnya ia berpikir itu Braxton Hicks atau nyeri persalinan palsu.

Kemudian Cianna menelepon pusat bersalinnya. Setibanya di pusat bersalinnya, ia diminta untuk bersiap-siap. Ketika tengah berendam di sebuah kolam air hangat yang sedianya membantu Cianna lebih rileks sebelum melahirkan, justru ia merasakan bayinya akan keluar.

Ia mencoba untuk keluar dari kolam tersebut, tetapi disadari tidak ada waktu lagi.

“Saya diliputi kecemasan saat itu. Saya berpikir, ‘Siapa yang akan menangkap bayi ini?’,” ucap Cianna yang melahirkan anak keduanya pada 8 Agustus 2022 itu.

“Saya berteriak, ‘dia datang’. Bayi saya keluar sepenuhnya dengan sukarela. Saya tidak perlu mendorongnya keluar. Dia keluar sendiri,” lanjutnya.

Dengan cepat bayinya dibantu pegang oleh bidan. Bayi laki-lakinya pun lahir dengan sehat dan selamat dengan berat badan 3,4 kg.

Refleks Ferguson, Kondisi yang Memungkinkan Janin Keluar Tanpa Dorongan

Nah Moms, Anda mungkin penasaran kenapa ya Cianna bisa melahirkan dengan begitu cepatnya. Ternyata, dikutip dari New York Post, kondisi yang dialami Cianna adalah refleks Ferguson atau refleks ejeksi janin. Kondisi ini memungkinkan janin keluar dari tubuh ibunya tanpa dorongan apa pun.

Refleks ini bersifat tidak disengaja dan dapat terjadi sebagai proses alami saat melahirkan. Healthline melansir, selama melahirkan, hormon oksitosin yang dilepaskan tubuh dengan reseptor yang diperkuat di dalam rahim, kemudian memicu kontraksi yang melebarkan leher rahim lalu mendorong janin keluar.

Namun, refleks Ferguson ini jarang terjadi, karena refleks ejeksi janin kemungkinan besar terjadi saat ibu yang hendak melahirkan merasa ‘aman dan didukung’. Sehingga, ini lebih mungkin terjadi saat Anda bersalin di rumah dengan intervensi yang lebih minim.

Begitu pula bila Anda melahirkan di rumah sakit, proses melahirkan secara alami cenderung terganggu oleh bunyi ‘bip’ dari mesin, pemeriksaan oleh dokter perawat, dan prosedur lainnya yang diperlukan. Sehingga, dapat menghambat refleks Ferguson ini terjadi.

Jadi, pengalaman dari ibu-ibu yang pernah mengalaminya, refleks Ferguson membuat melahirkan terjadi sangat cepat. Bahkan, dikatakan mirip dengan ketika kita lagi bersin.

Pengalaman bersalin yang tidak biasa ini masih kerap membuat Cianna kagum. “Saya tidak tahu saya bisa melakukan ini [melahirkan sendiri] atau bayi saya yang bisa. Dia punya waktunya sendiri,” tutup Cianna.

]

Sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *