• Oktober 26, 2023
  • ardwk
  • 0

WK MEDIA –

Investor melihat layar monitor Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Foto:  Irfan Adi Saputra/kumparan
Investor melihat layar monitor Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 116,293 poin atau 1,7 persen ke level 6.718,094 pada perdagangan Kamis (26/10) pukul 10:51 WIB. IHSG bergerak di zona merah mengawali perdagangan, dibuka turun 0,03 persen ke level 6.832,55.

Mengutip data RTI, penurunan IHSG ini disebabkan kondisi bursa saham Asia yang saat ini di zona merah, ditandai Indeks Nikkei 225 di Jepang turun 629 poin (2,01 persen) ke 30.640,900.

Lalu, Indeks Hang Seng di Hong Kong turun 120,391 poin (0,7 persen) ke 16.967,789. Indeks SSE Composite di China turun 8,76 poin (0,29 persen) ke 2.965,350. Adapun Indeks Straits Times di Singapura turun 8,76 poin (0,29 persen) ke 3.063,760.

Tercatat 379 saham naik, 139 saham melemah, dan 177 saham stagnan. Kapitalisasi pasar (market cap) IHSG mencapai Rp 10.471,088 triliun.

Bursa saham Amerika Serikat (AS) Wall Street sebelumnya anjlok dalam aksi jual besar-besaran pada perdagangan Rabu (25/10) karena saham Alphabet merosot usai perusahaan induk Google membukukan pendapatan yang mengecewakan dan imbal hasil Treasury AS menaikkan peluang suku bunga akan lebih tinggi.

Pekerja melintas layar monitor Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Foto:  Irfan Adi Saputra/kumparan
Pekerja melintas layar monitor Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan

Dilansir dari Reuters, Dow turun 105,45 poin atau 0,32 persen menjadi 33.035,93. S&P 500 kehilangan 60,91 poin atau 1,43 persen menjadi 4.186,77 dan Nasdaq Composite turun 318,65 poin atau 2,43 persen menjadi 12.821,22.

Analis Bina Artha Sekuritas Ivan Rosanova mengatakan IHSG pada hari Rabu (25/10) masih ditutup di bawah resisten 6.869 dengan candle shooting star yang mengisyaratkan peluang untuk melemah dan menguji kembali support 6.747.

“IHSG kemungkinan akan melanjutkan tren turun sebelumnya menuju 6.666 apabila kembali menembus ke bawah 6.747. So far pergerakannya masih on track,” kata Ivan kepada kumparan, Kamis (26/10).

https://www.instagram.com/p/CoXZOxiO-ha


]

Sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *