• Oktober 29, 2023
  • ardwk
  • 0

WK MEDIA –

Sejumlah warga mengikuti demonstrasi menentang serangan militer Israel di Jalur Gaza di Sao Paulo, Brasil, pada Minggu (22/10/2023). Foto: Nelson Almeida/AFP
Sejumlah warga mengikuti demonstrasi menentang serangan militer Israel di Jalur Gaza di Sao Paulo, Brasil, pada Minggu (22/10/2023). Foto: Nelson Almeida/AFP

Layanan telepon seluler dan internet telah terputus di Gaza akibat semakin intensifnya serangan militer Israel dan “perluasan” operasi darat . Hal ini menyebabkan lebih dari 2 juta warga Gaza tidak memiliki komunikasi yang dapat diandalkan dengan dunia luar.

Perusahaan telekomunikasi Palestina, Jawwal, yang menyediakan layanan telepon seluler di Gaza, mengatakan bahwa serangan udara dan tembakan artileri militer Israel telah memutus semua layanan komunikasi pada 27 Oktober.

NetBlocks, sebuah organisasi nirlaba yang melacak gangguan internet, berbagi data jaringan yang menunjukkan tumbangnya konektivitas ke Jalur Gaza yang berdampak besar pada Paltel. Paltel adalah perusahaan induk Jawwal. Ia menjadi operator besar terakhir yang memasok layanan ketika konektivitas internet menurun di tengah perang yang sedang berlangsung dengan Israel.

Tumbangnya internet ini terjadi setelah jaringan di Gaza terganggu selama berminggu-minggu karena serangan udara Israel terus menghancurkan kantor dan infrastruktur penyedia telekomunikasi Palestina, menurut Access Now, sebuah organisasi nirlaba yang berfokus pada hak-hak sipil digital.

Cloudflare Radar, layanan untuk melacak lalu lintas internet global yang disediakan oleh perusahaan internet AS Cloudflare, telah membagikan data yang melacak gangguan tersebut.


]

Sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *