• Oktober 23, 2023
  • ardwk
  • 0

WK MEDIA –

Tentara Israel berkumpul di lokasi serangan terhadap Festival Nova oleh Hamas dari Gaza, di dekat perbatasan Israel dengan Jalur Gaza, di Israel selatan, Kamis (12/10/2023). Foto: Ilan Rosenberg/REUTERS
Tentara Israel berkumpul di lokasi serangan terhadap Festival Nova oleh Hamas dari Gaza, di dekat perbatasan Israel dengan Jalur Gaza, di Israel selatan, Kamis (12/10/2023). Foto: Ilan Rosenberg/REUTERS

Israel dikabarkan akan menunda serangan darat ke Gaza. Laporan radio militer Israel pada Senin (23/10) mengungkap alasan penundaan terkait kehadiran pasukan Amerika Serikat (AS).

Radio Militer Israel mengatakan, penundaan merupakan permintaan dari AS. Negeri Paman Sam, sekutu dekat Israel, mengungkap bahwa serangan darat bisa diluncurkan setelah pasukan tambahan AS tiba di Timur Tengah.

Saat pertama kali perang Israel-Hamas pecah, AS mengatakan akan mengirimkan 2000 marinir dan dengan dua kapal induk ke Timur Tengah. Pengerahan tersebut ditujukan untuk mendukung Israel.

Tentara AS.  Foto: Jung Yeon-je / AFP
Tentara AS. Foto: Jung Yeon-je / AFP

Pada akhir pekan lalu Menhan AS Llyod Austin mengatakan, pasukan tambahan sudah dalam posisi siaga. Saat ini masih ada sekitar 2000 pasukan AS di Timur Tengah demikian dikutip dari Middle East Eye.

Laporan lain dari New York Times mengungkap, penundaan serangan darat disebabkan masukan dari sejumlah pejabat AS kepada Israel. Mereka mengatakan, penundaan agar lebih banyak lagi tawanan Hamas yang dibebaskan.

Selain itu penundaan serangan darat ditujukan agar lebih banyak lagi bantuan masuk ke Gaza.

Sejak perang meletus pada 7 Oktober 2023, Hamas menyandera 200 lebih orang. Warga disandera termasuk orang Israel dan asing.

Pada pekan lalu Hamas melepaskan dua perempuan AS dari penyanderaan.

Hamas menegaskan dalam waktu dekat akan membebaskan seluruh sandera non-Israel. Itu akan dilakukan tanpa syarat.

]

Sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *