• Oktober 24, 2023
  • ardwk
  • 0

WK MEDIA –

Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep memberikan sambutan saat Deklarasi PSI mendukung pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka di Djakarta Theater, Jakarta, Selasa (24/10/2023). Foto: Youtube/PSI
Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep memberikan sambutan saat Deklarasi PSI mendukung pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka di Djakarta Theater, Jakarta, Selasa (24/10/2023). Foto: Youtube/PSI

Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep mengatakan, Prabowo-Gibran merupakan pasangan capres-cawapres dengan usia paling muda jika dibandingkan calon lain.

Kaesang menyebut, hal ini berdasarkan rata-rata usia Prabowo-Gibran.

"PSI melihat kalau umurnya nih ya di rata-rata Pak Prabowo dan Mas Gibran ini sebenarnya paling muda, coba aja di Google, dan ini PSI banget gitu lho kan kita biasanya anak muda dan berjiwa muda," kata Kaesang di Djakarta Theater, Selasa (24/10) malam.

Kaesang tidak merinci apa yang dimaksudnya. Namun, diduga terkait usia Prabowo saat ini yang 72 tahun dan kakaknya, Gibran, yang 36 tahun. Jika kedua angka itu dijumlahkan lalu dibagi dua, maka didapat angka 54.

Bandingkan dengan Ganjar (54 tahun) dan Mahfud MD (66 tahun) yang jika dirata-rata didapat angka 60. Sedangkan Anies-Imin, dirata-rata ketemu angka 55.

Menhan Prabowo Subianto dan Wali Kota Solo Gibra Rakabuming Raka menghadiri Hari Veteran Nasional di UNS, Kamis (10/8/2023).  Foto: Dok. Istimewa
Menhan Prabowo Subianto dan Wali Kota Solo Gibra Rakabuming Raka menghadiri Hari Veteran Nasional di UNS, Kamis (10/8/2023). Foto: Dok. Istimewa

Lebih lanjut, Kaesang meyakini, duet Prabowo-Gibran mampu melanjutkan pembangunan dan program yang sesuai dengan arah generasi penerus bangsa.

"Kita ingin kemajuan yang kita miliki saat ini diperluas agar Indonesia menjadi negara yang semakin hebat, semakin sejahtera, adil dan makmur," ucap putra bungsu Presiden Jokowi ini.

Kaesang meminta agar Prabowo-Gibran dan pendukungnya mampu menjaga agar Pemilu 2024 berjalan dengan santun. Jangan sampai ada narasi buruk di tengah masyarakat.

"Tidak dikit-dikit ngegas, ngejek, ngerendahkan, apalagi sampai memfitnah. Kalau ada yang memprovokasi ya woles ajalah. Kalau ada yang fitnah, jogetin aja. Kalau ada yang nyebar hoaks, ya kita senyumin aja. Ojo nesu kalau perlu kasih jempol," ucap Kaesang.

]

Sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *