• Oktober 23, 2023
  • ardwk
  • 0

WK MEDIA –

Kandang ayam di Pekon Pandansari Selatan, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu hangus terbakar. | Foto: Dok Polres Pringsewu
Kandang ayam di Pekon Pandansari Selatan, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu hangus terbakar. | Foto: Dok Polres Pringsewu

Lampung Geh, Pringsewu – Sebuah kandang ayam di Pekon Pandansari Selatan, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu hangus terbakar. Akibatnya, ribuan anak ayam potong mati terpanggang.

Kapolsek Sukoharjo Iptu Poltak Pakpahan mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Minggu (22/10) sekitar pukul 07.30 WIB, saat itu api pertama kali diketahui penjaga kandang.

"Penjaga kandang pertama kali melihat api muncul dari bagian tengah kandang yang kemudian dengan cepat menyebar ke seluruh bangunan," katanya.

Kandang ayam di Pekon Pandansari Selatan, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu hangus terbakar. | Foto: Dok Polres Pringsewu
Kandang ayam di Pekon Pandansari Selatan, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu hangus terbakar. | Foto: Dok Polres Pringsewu

Poltak menambahkan, api baru bisa dipadamkan dua jam kemudian atau sekitar pukul 09.30 WIB setelah datangnya bantuan 1 unit mobil pemadam kebakaran.

"Kandang yang terbakar berukuran 40×8 meter dan baru lima hari di isi 6.500 ekor bibit (anak) ayam," ucapnya.

Kandang ayam di Pekon Pandansari Selatan, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu hangus terbakar. | Foto: Dok Polres Pringsewu
Kandang ayam di Pekon Pandansari Selatan, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu hangus terbakar. | Foto: Dok Polres Pringsewu

Selain membakar bangunan dan bibit ayam, lanjut Poltak, kebakaran ini juga menghanguskan 40 sak pakan, 8 unit blower serta peralatan makan minum ayam.

Akibat kebakaran tersebut, pemilik kandang, Triyono (52) warga Pekon Pandansari Selatan, Sukoharjo mengalami kerugian material mencapai Rp 350 juta rupiah.

Poltak menuturkan, berdasarkan hasil penyelidikan dan olah TKP, kebakaran itu terjadi diduga akibat adanya korsleting listrik di bagian tengah kandang.

"Proses penyelidikan masih berlanjut namun dugaan awal penyebab kebakaran ini karena hubungan arus pendek listrik," pungkasnya. (Yul/Ansa)

]

Sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *