• Oktober 19, 2023
  • ardwk
  • 0

WK MEDIA –

Bangunan Sphere di Las Vegas.  Foto: Paparacy/Shutterstock
Bangunan Sphere di Las Vegas. Foto: Paparacy/Shutterstock

Namanya The Sphere, struktur bangunan berbentuk bola terbesar di dunia ini berdiri kokoh di pusat kota Las Vegas, AS. Orang menjulukinya sebagai keajaiban teknik arsitektur yang pernah dibuat manusia.

Baru-baru ini tempat hiburan Sphere itu mendadak viral di media sosial setelah U2, band legendaris Inggris, menggelar konser menakjubkan di bangunan berbentuk bola raksasa tersebut. Banyak netizen membagikan pengalamannya kala mereka berada di dalam Sphere.

The Sphere sendiri merupakan tempat hiburan unik yang dibangun sangat rumit di Las Vegas. Kenapa bisa rumit? Ini karena bentuknya yang tidak biasa.

Jadi begini, membuat struktur berbentuk bola gak segampang membuat rumah biasa, gais. Agar bangunan bola ini bisa kokoh, maka dibutuhkan struktur untuk menopangnya. Nah, inilah yang ribet.

Untuk menopang The Spheres, dibutuhkan 32 rangka yang masing-masing memiliki bobot 100 ton. Di atasnya terdapat eksosfer yang 30 persen lebih tinggi dari kubah. Dari sini, pekerja harus menuangkan beton ke dalam struktur dan menyematkan LED raksasa di lapisan dalam maupun luar bola.

“Ini adalah hal yang luar biasa,” kata David Dibble, CEO MSG Venture yang bertanggung jawab atas teknologi The Spheres kepada Popular Mechanics.

Eksterior Sphere memiliki tinggi 112 meter dengan lebar 157 meter sehingga menciptakan layar LED seluas 54.000 meter persegi, menjadi layar terbesar di dunia.

Layar internal Sphere memiliki resolusi 18K pada area seluas 14.900 meter persegi. Setiap dioda hanya berjarak beberapa milimeter dari yang lainnya, menciptakan pengalaman menonton yang luar biasa saat U2 menggebrak panggung Sphere.

https://www.instagram.com/p/CyXkbuJt5kt

Paul Westbury, wakil presiden eksekutif pengembangan dan konstruksi Sphere, mengakui bahwa membangun Sphere adalah pekerjaan yang cukup sulit.

“Lebih sulit lagi, mata manusia luar biasa dan dapat menangkap sedikit perbedaan dalam posisi geometris. Kami memiliki 189 juta dioda di dua lapangan sepak bola, dan tidak ada yang bisa keluar dari posisinya lebih dari ketebalan sehelai rumput,” kata Paul Westbury, wakil presiden eksekutif pengembangan dan konstruksi di Sphere Entertainment sebagaimana dikutip IFL Science.

Layar eksternal Sphere juga memerlukan teknologi berbeda. Ini karena layar LED yang disematkan di lapisan luar akan terkena berbagai kondisi cuaca; panas, hujan, salju. Solusinya adalah menyusunnya dalam 48 keping yang dilindungi dengan silikon hitam non-reflektif.

Sementara permukaan luarnya ditutupi dengan 1,23 juta keping yang sama. Keping-keping ini bisa diganti jika sudah tidak berfungsi. Semuanya memiliki cara push, pop, twist sederhana untuk dipasang dan dicabut.


]

Sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *