• Oktober 24, 2023
  • ardwk
  • 0

WK MEDIA –

Achsanul Qosasi. Foto: Helmi Afandi/kumparan
Achsanul Qosasi. Foto: Helmi Afandi/kumparan

Kejaksaan Agung (Kejagung) segera menjadwalkan pemanggilan untuk Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Achsanul Qosasi. Dia akan diperiksa terkait dugaan korupsi proyek pengadaan BTS 4G Bakti Kominfo setelah namanya terungkap di persidangan.

"Akan kita jadwalkan, untuk mendalami peran yang bersangkutan sebagaimana terungkap di persidangan," kata Kapuspenkum Kejagung Ketut Sumedana kepada wartawan, Selasa (24/10).

Achsanul Qosasi merupakan Anggota III BPK. Objek tugas dan wewenangnya termasuk Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Nama Qosasi muncul dalam persidangan lanjutan dugaan korupsi BTS di Pengadilan Tipikor Jakarta. Disebut saat jaksa mencecar Terdakwa Gelumbang Menak.

Jaksa saat dicecar tersebut saat mengkonfirmasi dan menggali sosok AQ [Achsanul Qosasi] yang sempat disebut dalam percakapan antara Komisaris PT Solitech Media Sinergy, Irwan Hermawan dan Direktur Utama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti) Kominfo, Anang Achmad Latif.

Namun Galumbang mengaku tidak tahu alasan AQ muncul dalam percakapan para terdakwa BTS tersebut. Dia juga mengaku tak tahu apakah nama AQ terkait dengan dugaan aliran uang Rp 40 miliar ke BPK lewat orang bernama Sadikin.

Dalam sidang sebelumnya Direktur PT Multimedia Berdikari Sejahtera Windi Purnama, mengungkap ada uang yang mengalir kepada orang BPK.

Adapun Windi ini merupakan kurir pemberi uang BTS yang dikumpulkan di Komisaris PT Solitech Media Sinergy Irwan Setiawan. Uang konsorsium yang dikumpulkan di Irwan ini, disalurkan ke sejumlah pihak salah satunya ke orang BPK tersebut.

Hakim kemudian menanyakan, berapa uang yang diantarkan oleh Windi kepada orang yang bernama Sadikin tersebut.

"Rp 40 M," kata Windi.

"Ya Allah (kaget, sempat pukul meja). Rp 40 M diserahkan di parkiran? Uang apa itu? Uang rupiah atau dolar AS, dolar Singapura, atau Euro Eropa?" tanya hakim.

"Uang asing, Pak, Yang Mulia," jawab Windi.

Belum ada tanggapan dari Achsanul Qosasi terkait penyebutan namanya di persidangan serta rencana pemeriksaan Kejagung.

]

Sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *