• Oktober 27, 2023
  • ardwk
  • 0

WK MEDIA –

Kreator konten asal Jakarta, Sansan Tiffabelle. Foto: Dok. Istimewa
Kreator konten asal Jakarta, Sansan Tiffabelle. Foto: Dok. Istimewa

Kreator Konten asal Jakarta, Sansan Tiffabelle, mengungkap keberhasilannya meraih Silver Play Button dalam kurun waktu sebulan dan mendapat Gold Play Button dari YouTube dalam kurun waktu empat bulan.

Sansan mengawali perjuangan sebagai content creator sekitar dua tahun lalu. Ia konsisten memproduksi konten-konten drama dan POV (point of view) yang saat ini tengah digemari anak muda.

“Saya memulai semuanya dari nol sejak 14 agustus 2022. Tidak disangka saya mendapat respons positif, sehingga bisa sampai di titik ini sekarang, di mana saya memiliki 1.7juta subscriber di YouTube dan 1.1 juta followers di TikTok,” ujar pemilik nama lengkap Herwinda Sansan tersebut.

Menurutnya, untuk menarik perhatian di media sosial salah satu kuncinya adalah kreativitas dalam meramu konten. Beruntung, Sansan memiliki passion di bidang menulis, terutama naskah drama.

Sejak kecil, ia gemar menulis diari dan novel, bahkan pernah mempublikasikan novel di platform Wattpad beberapa tahun silam.

Bermodalkan skill yang dimiliki, Sansan lalu mengembangkan ide untuk memvisualisasi cerita ke dalam konten di media sosial.

“Saya punya cita cita semua orang bisa menikmati tulisan saya dalam bentuk visual dan akhirnya memutuskan mencoba memerankan naskah yang saya tulis sendiri ke dalam drama yang diposting di Tiktok, YouTube dan Instagram,” paparnya.

Kreator konten asal Jakarta, Sansan Tiffabelle. Foto: Dok. Istimewa
Kreator konten asal Jakarta, Sansan Tiffabelle. Foto: Dok. Istimewa

Kiprah perempuan kelahiran Jakarta 7 Desember 1990 itu dalam membuat konten drama dan POV bukan tanpa tantangan. Baginya, untuk pembuatan konten dibutuhkan totalitas dan kreativitas tinggi.

“Yang paling susah adalah ide. Tantangan lainnya, saya harus memerankan banyak karakter. Tercatat 30 karakter yang saya kembangkan sampai sekarang, dimana saya harus bisa menjadi kepribadian yang lain, baik laki-laki atau perempuan,” terangnya.

Berkat ketekunannya, lulusan S2 jurusan Teknologi Informasi Binus University itu kini masuk jajaran elite kreator di Tanah Air. Ia pun sudah memiliki banyak partner dan meraih penghasilan rutin.

Sansan menerima endorsement pertamanya saat jumlah followers-nya di akun TikTok masih sekitar 200 ribu. Beruntung saat itu ia mendapatkan perpanjangan kontrak dengan brand pertamanya sampai dua periode. Sejak itu, banyak brand lain datang menawarkan kerja sama untuk promosi.

“Saya senang sekali karena produk pertama saya berkaitan hobi saya yang doyan makan. Setelah itu, brand lain mulai berdatangan seperti skincare, aplikasi dan produk lain yang tertarik untuk memakai saya sebagai KOL mereka,” papar penggemar kuliner, nonton, belanja dan traveling itu.

Kreator konten asal Jakarta, Sansan Tiffabelle. Foto: Dok. Istimewa
Kreator konten asal Jakarta, Sansan Tiffabelle. Foto: Dok. Istimewa

Untuk urusan endorsement, Sansan memastikan brand dan produk yang dipromosikannya wajib berstandar SNI dan terdaftar BPOM. “Saya tak ingin sembarangan memberi opini karena mementingkan kejujuran (honest review) untuk pertanggung jawaban kepada yang memilih saya untuk mencoba produk yang diendorse” terangnya.

Dari profesi kreator POV, Sansan bisa mendapat penghasilan hingga puluhan juta rupiah per bulan. Sebagian dari penghasilan itu ia gunakan untuk keperluan kontennya seperti properti dan kostum .

“Saya juga senang karena bisa membahagiakan orang tua dan keluarga. Semoga ke depan saya bisa menjadi KOL yang dipercaya oleh brand-brand sebagai wajah dari produk yang akan direpresentasikan,” tandasnya.

]

Sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *