• April 10, 2024
  • ardwk
  • 0


Jakarta, WK MEDIA

Jasa Raharja memberi santunan Rp50 juta kepada ahli waris Najwa Ghefira (22), salah satu korban kecelakaan KM 58 Tol Jakarta – Cikampek pada Selasa (9/4).

Santunan ini diserahkan setelah Tim DVI (Identifikasi Korban Bencana) Polda Jawa Barat berhasil mengidentifikasi dan mengetahui identitas perempuan asal Bogor tersebut.

Jasa Raharja menjamin santunan seluruh korban kecelakaan tersebut sebagaimana diatur dalam UU 34 Tahun 1964 tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Lalu Lintas Jalan.

IKLAN

GULIR UNTUK MELANJUTKAN ISI

Namun, santunan meninggal dunia akan diserahkan kepada ahli waris yang sah setelah hasil identifikasi keluar dari Kepolisian, kata Dirut Jasa Raharja Rivan A Purwantono dalam keterangan tertulis, Selasa (9/4).

Saat ini baru Najwa yang teridentifikasi dan mengambil dari total 12 korban meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut.

“Oleh karena itu untuk penyerahan santunannya kami akan menunggu kepastian identifikasi dari Tim DVI. Jadi begitu ada korban baru yang teridentifikasi, maka Jasa Raharja langsung memproses penyerahan santunannya,” tutur Rivan.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Jabar sekaligus Ketua Tim DIV Kombes Nariyana menyebut Najwa berhasil diidentifikasi setelah dilakukan pemeriksaan antemortem dan postmortem.

Kecocokan yang didapat dari keluarga terhadap korban berdasarkan data premier gigi.

“Terkait kondisi, jenazah ini luka bakar 90-100 persen, kondisinya hangus,” terangnya.

Lebih lanjut, kata Rivan, kondisi luka bakar Najwa mencapai 100 persen, sehingga Tim DVI harus melakukan pemeriksaan secara utuh terhadap jenazah mulai dari bagian ujung rambut, termasuk dengan barang-barang yang tersisa di tubuh korban.

“Kemudian kita periksa juga properti barang lainnya yang menempel pada jenazah itu atau yang dalam satu kantong itu. Kita periksa kita dapatkan ada KTP, ada ikat pinggang, ada kalung, ada bekas ataupun seragam baju yang sisa terbakar dengan ciri-ciri tertentu,” jelasnya .

(lom/arh)


Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *