• Oktober 24, 2023
  • ardwk
  • 0

WK MEDIA –

Mahasiswa PTN di Yogya nekat mencuri laptop dan ponsel temannya demi ingin punya usaha jual beli ponsel. Foto: Arfiansyah Panji/kumparan
Mahasiswa PTN di Yogya nekat mencuri laptop dan ponsel temannya demi ingin punya usaha jual beli ponsel. Foto: Arfiansyah Panji/kumparan

AFRA (23) mahasiswa salah satu perguruan tinggi negeri di Yogyakarta ditangkap Polsek Gondokusuman setelah mencuri 2 ponsel dan 2 laptop milik temannya. Peristiwa ini terjadi 29 September silam dan dilaporkan ke polisi awal Oktober ini.

"Itu terjadi hari Jumat 29 September 2023 jam 24.00. Korban Yusuf Ariyanto bersama temannya M Furqon makan tengah malam. Kembali ke kamar kosnya di kawasan Sapen, Demangan, Furqon masuk ternyata Hp yang dia tinggal di kamar kos hilang," kata Kapolsek Gondokusuman Kompol Ardi Hartana di kantornya, Selasa (24/10).

Setelah itu Yusuf—tinggal satu kamar kos dengan Furqon—mengecek barang-barangnya. Ternyata ponsel dan dua laptopnya juga raib.

Mereka berdua kemudian menghubungi pemilik kos untuk mengecek CCTV. Setelah diamati dengan seksama ternyata pencurinya adalah AFRA yang tak lain teman yang beberapa hari menginap di kamar mereka.

"Dari CCTV kelihatan pelaku masuk dalam keadaan polesan (tak bawa barang) keluar bawa tas ciri-ciri sama persis dengan milik Yusuf," katanya.

Mahasiswa PTN di Yogya nekat mencuri laptop dan ponsel temannya demi ingin punya usaha jual beli ponsel. Foto: Arfiansyah Panji/kumparan
Mahasiswa PTN di Yogya nekat mencuri laptop dan ponsel temannya demi ingin punya usaha jual beli ponsel. Foto: Arfiansyah Panji/kumparan

Setelah serangkaian penyelidikan, polisi berhasil menangkap AFRA saat tengah makan di warung burjoan. Hasil curiannya ternyata juga belum dijual yakni 1 unit laptop Lenovo, 1 unit laptop HP, 1 HP Samsung A10, dan 1 Redmi 5A.

"Lima hari itu (pelaku nginap di kos korban) untuk menggambar, mempelajari saat kapan sepi," katanya.

"Motifnya pelaku ini ingin punya usaha jual beli ponsel, modal tak ada sehingga mencuri," jelasnya.

Atas perbuatannya AFRA yang warga Magelang, Jawa Tengah ini, dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. "Ancaman penjara selama 7 tahun," katanya.

AFRA mengaku mencuri untuk modal usaha. Dalam pengakuannya, dia baru sekali ini mencuri.

"Saya jujur baru kali ini. Kenal sama korbannya. Karena terpaksa juga," kata dia di kantor polisi.

Rencananya ponsel Samsung akan dia jual Rp 700 ribu. Sementara ponsel Redmi akan dijual sekitar Rp 300 ribu. Untuk laptop belum sempat dia tawarkan.

]

Sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *