• Oktober 21, 2023
  • ardwk
  • 0

WK MEDIA –

Suasana di tempat makanan viral Kepak Madu Mael, Panglima Polim, Jakarta Selatan. Foto: Azalia Amadea/kumparan
Suasana di tempat makanan viral Kepak Madu Mael, Panglima Polim, Jakarta Selatan. Foto: Azalia Amadea/kumparan

Beberapa makanan viral di media sosial seperti Instagram atau TikTok kian membanjiri halaman utama. Terlebih bagi kamu yang hobi berburu kuliner kekinian, mungkin akan lebih sering melihat wara-wiri rekomendasi makanan kekinian, seperti salah satunya ayam Kepak Madu Mael di Jalan Panglima Polim, Jakarta Selatan.

Ya, ayam bakar yang disebut-sebut mirip dengan sajian dalam serial Upin & Ipin tersebut biasanya dijual oleh sang karakter Mael atau Mail. Ayam bakar tersebut berupa beberapa potongan sayap ayam yang ditusukkan menggunakan tusukan besi kemudian dibakar menggunakan arang.

Begitu juga dengan sajian ayam bakar di Kepak Madu Mael. Menggunakan arang asli, sembilan potong sayap ayam ditusukkan menggunakan tusuk besi lalu dibakar selama 15 sampai 30 menit. Sesekali tampak ayam dioleskan bumbu berempah kemerahan.

Sajian di tempat makanan viral Kepak Madu Mael, Panglima Polim, Jakarta Selatan. Foto: Azalia Amadea/kumparan
Sajian di tempat makanan viral Kepak Madu Mael, Panglima Polim, Jakarta Selatan. Foto: Azalia Amadea/kumparan

Kepada salah satu karyawan yang bertugas membakar ayam kami bertanya, "bisa habis berapa potong sayap ayam per hari, mas?". Dia menjawab, "kalau weekdays bisa 300 potong, kalau weekend bisa sampai 500-an."

Lantaran terbawa penasaran, kumparanFOOD langsung menyambangi warung makan yang berada di pinggir jalan itu. Menggunakan tenda merah dan hitam, jajaran meja dan kursi sudah siap ditempati oleh pengunjung yang tengah antre sejak mereka baru buka.

Tempat makan ini buka jam 18.30 namun antrean pengunjung sudah mengular. Usai memesan makanan, kami perlu menunggu sekitar 15 menit. Tergolong cepat, padahal situasi tempat makan sedang sangat ramai. Ini karena ayam sudah dibakar dari sebelum mereka menerima pesanan pertama.

Ayam bakar Kepak Madu Mael, Panglima Polim, Jakarta Selatan. Foto: Azalia Amadea/kumparan
Ayam bakar Kepak Madu Mael, Panglima Polim, Jakarta Selatan. Foto: Azalia Amadea/kumparan

Makanan kami pun tiba di meja. Kami memesan ayam madu Mael isi lima potong, Singapore chicken rice, paket nasi lemak komplit, dan minuman milo KL.

Tanpa menunggu lama kami langsung mencicipi ayam Mael-nya. Sayap ayam bakar dengan bumbu kemerahan terasa harum manis dan gurih. Ya, sesuai namanya kepak madu, ayam ini dominan rasa manis dan gurih dengan tipis rasa pedas dan rempahnya. Namun kalau kurang pedas kamu bisa mencocol ayam ke dalam sambal cair yang pedas dan asam-segar.

Singapore chicken rice ala Kepak Madu Mael, Panglima Polim, Jakarta Selatan. Foto: Azalia Amadea/kumparan
Singapore chicken rice ala Kepak Madu Mael, Panglima Polim, Jakarta Selatan. Foto: Azalia Amadea/kumparan

Sajian ayam bakar ini memang berbeda. Paduan rasa bumbu yang manis, gurih kemudian dipadukan sambal pedas nan asam memunculkan sensasi unik.

Jika kamu minat mencoba, maka ayam Mael ini tersedia mulai dari porsi individu isi dua potong seharga Rp 25 ribu, hingga porsi mukbang isi sembilan potong seharga Rp 92 ribu.

Usai menikmati ayam bakar, kami lanjut mencicipi Singapore chicken rice (Rp 38 ribu). Menu satu ini sejatinya memadukan nasi hainan gurih yang dilengkapi potongan ayam goreng putih, serta irisan mentimun.

Nasi lemak komplit ala Kepak Madu Mael, Panglima Polim, Jakarta Selatan. Foto: Azalia Amadea/kumparan
Nasi lemak komplit ala Kepak Madu Mael, Panglima Polim, Jakarta Selatan. Foto: Azalia Amadea/kumparan

Ayam gorengnya cenderung hambar dan kurang terasa campuran bumbu atau rempah-rempah. Jika biasanya nasi hainan disajikan dengan pelengkap seperti sambal ataupun kuah, maka yang ini tidak. Sajian Singapore chicken rice-nya tampak terlihat terlalu polos.

Selanjutnya, terakhir kami juga mencoba paket komplit nasi lemak (Rp 35 ribu). Nah, untuk sajian nasi lemak komplit tampak lebih meriah dengan lauk ayam masak kari, teri dan kacang tanah goreng, irisan mentimun, serta sambal balacan.

Minuman Kepak Madu Mael, Panglima Polim, Jakarta Selatan. Foto: Azalia Amadea/kumparan
Minuman Kepak Madu Mael, Panglima Polim, Jakarta Selatan. Foto: Azalia Amadea/kumparan

Nasi lemak yang gurih semakin kaya cita rasa karena ayam masak bumbu kari yang manis dan gurih. Kemudian saat digabungkan dalam satu suapan dengan sambal balacan dan teri goreng terasa semakin kompleks serta lebih berbumbu.

Tak hanya makanan yang kami pesan, kamu masih bisa mencoba menu makanan berat lainnya. Sebagai minuman penutup kami mencoba Milo KL (Rp 18 ribu) yang terasa creamy dan manis.

Sedikit imbauan buat kamu yang pengin mencoba makan ke Kepak Madu Mael, para karyawan biasanya akan istirahat sejenak 10-15 menit saat waktu salat tiba. Jadi sabarlah menunggu, ya.

Selamat mencoba!

Kepak Madu Mael

Alamat: Jl. Panglima Polim No.85, RT.1/RW.7, Melawai, Kec. Kby. Baru, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12160.

Jam buka: 18.30-24.00 WIB.

]

Sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *