• Juni 23, 2024
  • ardwk
  • 0


Jakarta, WK MEDIA

Mayapada Healthcare meluncurkan unit bisnis terbarunya, Mayapada Eye Centre, yang ditargetkan menjadi pusat perawatan mata terkemuka di Indonesia. Langkah ini sejalan dengan visi Mayapada Hospital dalam menyediakan layanan kesehatan komprehensif dan berkualitas tinggi.

Chairman & Group CEO Mayapada Healthcare, Jonathan Tahir, mengatakan pihaknya selalu berinovasi untuk terus memberikan layanan kesehatan yang paripurna.

Ia optimis Mayapada Eye Center dapat memenuhi kebutuhan masyarakat untuk memiliki penglihatan yang optimal, sehingga produktivitas dan kualitas hidup pasien semakin meningkat.

“Lokasi Mayapada Eye Center yang berada di unit Mayapada Hospital Jakarta Selatan sehingga membuat layanan operasional Mayapada Eye Center terintegrasi dan menyeluruh mengikuti standar internasional JCI yang telah dimiliki oleh Mayapada Hospital Jakarta Selatan,” ujarnya saat memberikan berbagai dalam acara Soft Opening Mayapada Eye Centre, Jumat. (21/6).

IKLAN

GULIR UNTUK MELANJUTKAN ISI

Pada kesempatan yang sama, Chief Operating Officer Mayapada Healthcare Group, Navin Sonthalia, menyampaikan sejak berdirinya rumah sakit pertama pada tahun 2009, Mayapada Hospital terus berinovasi dan memperluas jangkauan pelayanannya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat kesehatan.

“Pertumbuhan ini kita lihat bukan hanya dalam jumlah saja, tetapi rumah sakit itu kita bikin sekomplit mungkin. Terus kita lihat ada peluang di sini untuk buka eye center, karena kita biasanya fokus di kardio, onko, orto, neuro,” terang dia kepada WK MEDIA.

Ia menambahkan, Mayapada Healthcare melihat kondisi miopia atau rabun jauh semakin meningkat di seluruh dunia. Diperkirakan 25-30 persen populasi dunia saat ini mengalami kondisi ini dan angkanya dapat mencapai 45 persen dalam 15 tahun ke depan.

Menurutnya, perubahan gaya hidup yang banyak menghabiskan waktu di depan gadget menjadi salah satu penyebab utama peningkatan ini.

“Menyadari tren ini, Mayapada melihat peluang besar untuk mengembangkan layanan koreksi penglihatan dengan teknologi terbaru,” imbuhnya.

Keunggulan kompetitif Mayapada Eye Center terletak pada integrasi layanannya dengan rumah sakit Mayapada yang telah terakreditasi JCI (Joint Commission International).

Hal ini memungkinkan penanganan komprehensif bagi pasien dengan kondisi kesehatan yang kompleks, seperti diabetes atau glaukoma, yang memerlukan penanganan medis tambahan.

Navid menekankan, dalam 6 hingga 12 bulan ke depan, Mayapada berencana membuka 2 hingga 3 unit Eye Center tambahan di kota-kota besar seperti Surabaya dan Bandung.

“Mayapada Eye Center memiliki visi untuk membuka hingga sepuluh unit dalam sepuluh tahun ke depan. Fokus utamanya adalah memberikan eksekusi yang sempurna pada setiap tahap pengembangan,” sebut dia.

Dengan pendekatan ini, diharapkan Mayapada Eye Center akan dikenal luas sebagai pusat perawatan mata terbaik di Indonesia, mengikuti jejak sukses rumah sakit Mayapada yang telah diakui karena pelayanan medisnya yang unggul.

Teknologi Terbaru dan Layanan Unggulan

Mayapada Eye Center menawarkan teknologi canggih seperti SMILE Pro, yang merupakan evolusi dari prosedur LASIK tradisional. Menurut Chief Operating Officer Mayapada Eye Centre, Putu Deddy Suhartawan, teknologi ini memberikan hasil yang lebih presisi dan waktu pemulihan yang lebih cepat.

“Kita untuk Mayapada Eye Center memang menghususkan diri di Laser Vision Correction. Jadi kita melihat peluang ini cukup besar,” katanya.

Dibandingkan dengan eye center lain yang sudah beroperasi di Indonesia, dia pun mengakui mesin dan layanan yang diberikan serupa. Oleh karena itu, Mayapada Eye Center menawarkan layanan tambahan yang sangat dibutuhkan oleh pasien.

Salah satunya adalah layanan Vision Assistant (Via), yang memberikan pendampingan penuh kepada pasien dari luar kota maupun dalam kota. Via akan menjemput pasien dari bandara, mengatur akomodasi hotel, dan menemani pasien selama proses perawatan di Mayapada Eye Centre.

“Keluarga pasien ketika nanti melakukan prosedur, Via ini akan memberikan edukasi kepada keluarga dan kerabat pasien yang melihat prosedur secara langsung,” imbuh dia.

Tak hanya itu saja, Deddy melanjutkan, karena berada dalam kompleks terpadu Mayapada Hospital Jakarta Selatan (MHJS), Mayapada Eye Center terintegrasi dengan seluruh layanan yang ada. Sehingga, ketika diperlukan penanganan lain, maka semuanya dapat diselesaikan dalam satu atap.

Apalagi MHJS sendiri sudah terakreditasi Joint Commission International (JCI). Hasilnya, dapat dipastikan seluruh layanan kesehatan bagi pasien telah mengikuti standar yang berlaku secara global.

“Kita terintegrasi dalam satu rumah sakit, kita punya langkah operasi, lalu misalnya untuk yang punya gula darah yang tinggi, bisa diobati juga di pelayanan kesehatan yang kita miliki di MHJS,” tutupnya.

(rir/inh)



Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *