• Oktober 24, 2023
  • ardwk
  • 0

WK MEDIA –

Pebola voli putri Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi (kanan) melakukan smes yang berusaha diblok pebola voli Taiwan Kan Ko-Hui (tengah) dan Chen Tzu-Ya (kiri) pada pertandingan semi final Asian Volleyball Confederation (AVC) Challenge Cup 2023. Foto: Rizal Hanafi/Antara Foto
Pebola voli putri Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi (kanan) melakukan smes yang berusaha diblok pebola voli Taiwan Kan Ko-Hui (tengah) dan Chen Tzu-Ya (kiri) pada pertandingan semi final Asian Volleyball Confederation (AVC) Challenge Cup 2023. Foto: Rizal Hanafi/Antara Foto

Megawati Hangestri Pertiwi saat ini tengah merintis karier sebagai pevoli di Korea Selatan bersama timnya, Daejeon JungKwanJang Red Sparks. Sebagai pevoli Muslim, ia mengaku tak masalah di sana.

Megawati mengatakan bahwa dia mendapatkan perlakuan baik dari rekan-rekan dan tim pelatih. Segenap tim juga tak mempermasalahkan Megawati yang bermain mengenakan hijab.

''Para pelatih, pemain dan staf semuanya toleransi dan paham [saya memakai hijab]. Bahwa tidak boleh memperlihatkan rambu, meski rambut terkadang rontok. Rekan-rekan lainnya inisiatif untuk menutupinya,'' kata Megawati, dikutip dari Sports Naver.

Pebola voli putri Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi (kiri) dan Wilda Siti Nurfadhilah (kanan) berusaha menghalangi smes pebola voli Australia Hogan Kasey (tengah) pada pertandingan putaran kedua Asian Volleyball Confederation (AVC) Challenge Cup. Foto: Rizal Hanafi/Antara Foto
Pebola voli putri Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi (kiri) dan Wilda Siti Nurfadhilah (kanan) berusaha menghalangi smes pebola voli Australia Hogan Kasey (tengah) pada pertandingan putaran kedua Asian Volleyball Confederation (AVC) Challenge Cup. Foto: Rizal Hanafi/Antara Foto

''Saya juga mengenakan hijab di negara-negara yang cuacanya lebih panas, seperti di Indonesia, Vietnam dan Thailand. Kalau di Korsel, cuacanya lebih dingin,'' lanjutnya.

Megawati juga mengatakan bahwa ia merasa bangga menjadi pemain muslim pertama yang berhijab di V-League. Ia tak masalah menjadi berbeda dari pemain-pemain lain.

''Saya bangga dan bahagia menjadi Muslim pertama di Korsel yang berhijab dan bermain di V-League. Saya mungkin terlihat berbeda di luar karena saya berhijab. Tapi, saya juga seorang atlet voli yang menyukai V-League,'' ucapnya.

]

Sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *