• Oktober 19, 2023
  • ardwk
  • 0

WK MEDIA –

Dua cawapres Indonesia, Mahfud MD (kiri) dan Muhaimin Iskandar (kanan). Foto: Twitter Mahfud MD
Dua cawapres Indonesia, Mahfud MD (kiri) dan Muhaimin Iskandar (kanan). Foto: Twitter Mahfud MD

Dua calon wakil presiden (cawapres) Indonesia, yakni Mahfud MD dan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin ternyata berasal dari almamater yang sama. Bukan hanya sama-sama lulusan Universitas Gadjah Mada (UGM), keduanya juga merupakan alumni dari madrasah yang sama di Yogya, yakni Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Yogyakarta.

Mahfud MD adalah alumni MAN 1 Yogyakarta lulusan tahun 1977, saat itu sekolah yang beralamat di Jalan C. Simanjuntak, Terban, Kota Yogya itu masih bernama Pendidikan Hakim Islam Negeri (PHIN).

Sedangkan Muhaimin Iskandar lulus dari MAN 1 Yogyakarta pada tahun 1985.

"Sekolahnya di sini, di kelas itu," kata Wakil Kepala Bidang Humas MAN 1 Yogyakarta, Suyanto, sembari menunjuk salah satu ruang kelas, Kamis (19/10).

Tampak depan bangunan MAN 1 Yogyakarta. Foto: Widi RH Pradana/Pandangan Jogja
Tampak depan bangunan MAN 1 Yogyakarta. Foto: Widi RH Pradana/Pandangan Jogja

Saat mendengar kabar Mahfud MD diumumkan menjadi cawapres mendampingi Ganjar Pranowo, seluruh keluarga MAN 1 Yogyakarta menurutnya sangat gembira dan bangga.

Sebab, itu artinya ada dua tokoh besar alumni MAN 1 Yogyakarta yang berpotensi menjadi wakil presiden setelah sebelumnya Cak Imin telah diumumkan lebih dulu sebagai cawapres Anies Baswedan.

"Makanya bercandaan kita kemarin itu, siapapun wakilnya yang menang MAN 1 Yogya," lanjutnya.

Wakil Kepala MAN 1 Yogyakarta Bidang Humas. Foto: Widi RH Pradana/Pandangan Jogja
Wakil Kepala MAN 1 Yogyakarta Bidang Humas. Foto: Widi RH Pradana/Pandangan Jogja

Ia berharap, dua tokoh besar itu akan memberikan inspirasi bagi para siswa untuk menjadi tokoh besar di masa mendatang.

Selain Mahfud MD dan Muhaimin Iskandar, sebenarnya masih banyak tokoh-tokoh lain yang merupakan alumni MAN 1 Yogyakarta.

Mulai dari Muammar Zainal Asyikin, seorang qori dan hafidz senior Indonesia; ada juga Eddy Pratomo, seorang diplomat yang pernah menjadi Duta Besar Indonesia di Jerman; ada juga Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri, Subhan Cholid; ada juga Safira Machrusah yang pernah menjadi Dubes RI untuk Aljazair; Ahmad Kamil, mantan Wakil Ketua Mahkamah Agung; dan masih banyak lagi.

"Pak Mahfud, Cak Imin, dan alumni kita yang lain yang menjadi tokoh-tokoh itu harapan kami bisa menginspirasi anak didik kami, bahwa kelak aku akan menjadi seperti dia," ujar Suyanto.

]

Sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *