• Januari 17, 2024
  • ardwk
  • 0

WK MEDIA, JakartaRetur adalah aktivitas pengembalian barang dari konsumen ke penjual. Hal ini bisa dilakukan ketika barang yang dibeli tidak sesuai atau terjadi kerusakan pada barang tersebut.

Saat berbelanja di e-commerce atau situs belanja online lainnya, biasanya terdapat fitur retur untuk mengembalikan barang yang dibeli karena rusak atau tidak sesuai.

Untuk melakukan retur, ada prosedur yang harus dipenuhi, karena tidak semua barang bisa diretur. Hanya barang yang rusak atau tidak sesuai saja yang bisa dilakukan retur. Bagaimana cara melakukan retur bagi konsumen? Berikut ini penjelasan selengkapnya.

Pengertian Kembali

Retur adalah, suatu tindakan pengembalian barang. Tindakan ini tidak hanya terjadi antara produsen dan konsumen tetapi juga dapat terjadi antara penjual dan pemasok

Pengembalian bisa terjadi karena berbagai alasan, seperti produk cacat, ukuran tidak sesuai, atau pelanggan tidak puas dengan barang yang diterima

Dalam aktivitas kembali jangan lupa untuk mencatat keterangan keuangan dalam sebuah jurnal retur penjualan dan jurnal pembelian agar pemasukan pengeluaran keuangan dan barang dapat dihitung dengan seksama.

Bisnis online yang baik biasanya memiliki kebijakan retur yang jelas dan ramah pelanggan untuk mengatasi situasi ini.

Ini dapat mencakup prosedur pengembalian yang mudah, penggantian produk, atau pengembalian dana sesuai dengan kebijakan perusahaan.

Kebijakan retur yang baik dapat meningkatkan kepercayaan pelanggan dan membantu membangun reputasi positif bagi bisnis online.

Cara Mengembalikan Barang di Marketplace

Setiap pasar memiliki kebijakan masing-masing dalam hal pengembalian barang. Namun, umumnya, cara melakukan retur hampir sama seperti berikut ini:

  • Buka platform jual beli yang Anda miliki seperti contoh shopee, tokopedia, bukalapak, dan lain sebagainya
  • Klik menu daftar pesanan dengan transaksi yang sudah selesai.
  • Pilih produk yang mungkin akan Anda kembalikan kepada penjual
  • Cari pengajuan pengembalian pada halaman rincian produk, lalu pilih salah satu opsi untuk melanjutkan proses pengembalian.
  • Sebelum itu jangan lupa untuk memvideo saat membuka barang pesanan, lalu upload bukti video tersebut yang ditampilkan dengan jelas bahwa barang yang akan dikembalikan memang tidak sesuai.
  • Menjelaskan tentang barang yang akan dikirim pada penjual di kolom deskripsi yang tertera, lakukan sebisa mungkin dengan singkat padat dan jelas.
  • Setelah itu klik konfirmasi dan kirim, Anda hanya perlu menunggu persetujuan dari penjual terkait barang yang dikembalikan.
  • Setelah disetujui, maka nomor resi dan label pengembalian produk akan dicetak dengan keterangan alamat penerima dan kode pos wilayah alamat tujuan.

Jenis Kembali

Iklan

Mengutip dari berbagai sumber, berikut ini beberapa jenis retur yang ada dalam bisnis online.

1. Kembalikan Pembelian

Dalam pengembalian barang Anda dapat mengganti barang tersebut setelah pembeli mengembalikan barang yang ingin diganti dengan cara mentransfer uang pada pembeli.

Namun hal ini juga menimbulkan suatu kerugian bagi penjual, karena saat barang kembali maka penjual harus menutupi biaya barang tersebut dengan berupa uang.

2. Penjualan Kembali

Retur penjualan adalah langkah pengembalian barang namun barang yang diganti bukan dalam bentuk pengembalian uang tetapi pengembalian barang diganti dengan produk yang sama maupun produk lain.

Namun apabila barang sebelumnya memiliki harga yang lebih rendah dari produk yang dipilih sekarang maka nilai faktur pertama akan dialihkan ke faktur lainnya.

Nah, itulah pengertian retur dalam bisnis online, jenis, dan cara melakukannya. Semoga bermanfaat.

HERZANINDYA MAULIANTI

Pilihan Editor: Mengenal Belanja Impulsif, Suka Belanja Cenderung Tak Diperlukan

Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *