• Oktober 19, 2023
  • ardwk
  • 0

WK MEDIA –

Ilustrasi Zaman Yang Berlangsung 60 Juta Tahun Yang Lalu, Ditandai Dengan Kemunculan Primata Disebut, Foto: Unsplash/Freder.
Ilustrasi Zaman Yang Berlangsung 60 Juta Tahun Yang Lalu, Ditandai Dengan Kemunculan Primata Disebut, Foto: Unsplash/Freder.

Zaman yang berlangsung 60 juta tahun yang lalu, ditandai dengan kemunculan primata disebut Zaman Tersier Neozoikum. Zaman ini menjadi pertanda bahwa lahirnya kehidupan baru dan berakhirnya 3 kehidupan masa klasik yaitu Arkaekum, Paleozoikum, dan Mesozoikum.

Pada zaman Tersier ini munculnya binatang menyusui dan bekembang dengan sepenuhnya, sementara bangsa reptil raksasa seperti Dinosaurus semakin menghilang. Selain itu, kera sudah banyak dan jenis manusia purba mulai muncul.

Zaman yang Berlangsung 60 Juta Tahun yang Lalu dan Ditandai dengan Kemunculan Primata

Ilustrasi Zaman Yang Berlangsung 60 Juta Tahun Yang Lalu, Ditandai Dengan Kemunculan Primata Disebut, Foto: Unsplash/slowmotiongli.
Ilustrasi Zaman Yang Berlangsung 60 Juta Tahun Yang Lalu, Ditandai Dengan Kemunculan Primata Disebut, Foto: Unsplash/slowmotiongli.

Dikutip dari buku Sejarah: Untuk kelas 1 SMA karya M. Habib Mustopo (2005: 75), zaman yang berlangsung 60 juta tahun yang lalu, ditandai dengan kemunculan primata disebut Zaman Tersier Neozoikum. Pada zaman ini sudah muncul binatang menyusui.

Ciri-ciri zaman ini dapat ditandai dengan kelangsungan zaman ini sekitar 60 juta tahun lamanya, muncul berbagai jenis manusia-manusia purba, iklim yang terjadi kurang stabil, dan banyak hewan yang bermigrasi ke seluruh bagian dunia.

Dalam zaman ini, sebagian besar makhluk hidup masih beradaptasi menyesuaikan dengan kenyamanan masing-masing. Baik itu manusia purba dan hewan pastinya akan mencari tempat yang tepat untuk hidup dan berkembang biak.

Zaman ini dibagi menjadi beberapa masa, yaitu Paleosen, Eosen, Oligosen, Miosen, dan Pliosen. Pada zaman tersier ini binatang-binatang menyusui berkembang pesat, sedangkan reptil-reptil raksasa lambat laun lenyap.

Makhluk primata (binatang menyusui seperti kera) mulai nampak, sejak Zaman Paleosen. Orang utan mulai ada pada Masa Muosen. Pada Zaman Pliosen, yaitu sekitar 10 juta tahun yang lalu, hidup hewan yang lebih besar dari pada gorilla yang disebut Giganthropus (kera manusia raksasa).

Ciri-ciri kala Paleosen adalah adanya penyebaran tanaman rumput, munculnya spesies hewan baru seperti gajah, anjing, kucing, dan hewan marsupial.

Pada Zaman Eosen adalah hilangnya spesies reptil raksasa dari daratan. Selain itu, perubahan suhu bumi menyebabkan cuaca menjadi dingin, terjadinya perubahan musim, dan bertambahnya area menyerupai sabana.

Zaman Oligosen ditandai dengan munculnya spesies mamalia dan hewan lain terus mengalami evolusi. Selain itu, tumbuhan seperti rumput mulai tumbuh dan menjadikan bumi lebih hijau.

Pada Zaman Miosen terjadi evolusi pada hewan laut ataupun darat. Seperti contohnya munculnya populasi invertebrata laut dan perkembangan hutan ganggang yang mengarah pada pembentukan spesies baru.

Terakhir mengenai Zaman Pliosen ditandai dengan perubahan iklim global yang dramatis. Hal ini membuat flora dan fauna terus berevolusi untuk beradaptasi dengan perubahan. Periode ini juga dicirikan dengan adanya susut laut dan menyebabkan semakin menyempitnya luas lautan.

Baca Juga: Periodisasi Masa Megalitikum dalam Sejarah Manusia

Demikian uraian mengenai zaman yang berlangsung 60 juta tahun yang lalu, ditandai dengan kemuncilan primata yang disebut Zaman Tersier Neozoikum. Pada zaman ini binatang raksasa seperti dinosaurus sudah mulai lenyap. (Umi)

]

Sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *