• Oktober 31, 2023
  • ardwk
  • 0

WK MEDIA –

Moms, Ini Alasan Mengapa Tidak Apa Melakukan Kesalahan pada Anak. Foto: Shutter Stock
Orang tua adalah sosok yang paling akan dilihat oleh anak-anaknya. Setiap perkataan, perbuatan, dan perilaku yang dilakukan ayah maupun ibu bisa dicontoh oleh anak-anak bahkan hingga dewasa.

Tetapi, menjadi orang tua yang baik terkadang tidak mudah dan bisa saja Anda melakukan kesalahan. Apalagi, tantangan akan selalu ada setiap harinya, karena anak terus berkembang dan ia akan tumbuh menjadi sosok yang selalu ingin tahu.

Anak juga bisa dianggap tidak menghormati orang tuanya, meski terkadang pendapat orang tua yang salah.

Namun, terkadang kita juga perlu menyadari mana yang benar dan salah. Bahkan, Anda juga perlu mengetahui ada manfaatnya bagi anak-anak jika mengetahui orang tuanya tidak selalu benar. Apa saja manfaatnya?

Alasan Mengapa Tidak Apa Melakukan Kesalahan pada Anak

1. Belajar Kerendahan Hati

Dikutip dari iMOM, terkadang melakukan kesalahan itu bisa memberikan contoh juga kepada anak-anak kita bahwa tidak apa untuk berbuat salah. Anak-anak cenderung memiliki kerendahan hati yang membuatnya lebih mudah menerima sesuatu ketika ada yang berbuat kesalahan. Kerendahan hati itu juga yang membantu mereka dalam belajar bersosialisasi.

Jadi, ketika Anda melakukan kesalahan, akui saja, Moms. Justru pada tahap ini Anda sedang mengajari si kecil sesuatu yang akan sangat bermanfaat bagi kehidupannya kelak.

2. Melihat Kekuatan Ibunya

Ilustrasi ibu bersedih setelah melakukan kesalahan. Foto: Shutterstock

Penting bagi orang tua untuk meminta maaf saat melakukan kesalahan pada si kecil. Saat Anda berani meminta maaf, itu juga sekaligus mendorong anak melakukan hal serupa. Mampu menjadi sosok yang rendah hati dan mampu meminta maaf juga menjadi keterampilan yang akan berguna bagi si kecil kelak hingga dewasa.

Bertanggung jawab atas kesalahan memang membutuhkan keberanian. Namun, jika kita ingin anak-anak punya keberanian dan sikap yang sama pada orang lain, Anda yang bisa menjadi panutannya. Jadi, penting bagi mereka untuk melihat bagaimana orang tuanya melakukan kesalahan dan anak pun menerima permintaan maaf Anda.

3. Kembangkan Keterampilan Berpikir Kritis

Saat Anda meminta maaf, anak pun akan belajar menerima dan mengolah pikiran mereka untuk merepons permintaan maaf tersebut. Sehingga, si kecil akan menggunakan otak mereka untuk berpikir apa yang bisa ia lakukan dalam menerima permohonan maaf ibunya. Jadi, akui saja kesalahan dan Anda pun akan membantu anak mempertajam kemampuan berpikir kritisnya.

Terkadang kita melakukan kesalahan karena tidak disengaja. Ya Moms, tidak ada orang yang suka berbuat kesalahan. Dan saat berbuat salah, Anda pun ingin segera memperbaiki keadaan.

Sehingga, ketika Anda menunjukkan kepada anak-anak bahwa semua hal tidak selalu benar, itu menunjukkan bahwa menjadi orang tua pun begitu rentan. Dan kerentanan yang Anda tunjukkan tidak hanya membuat Anda bisa lebih diterima oleh anak-anak, tetapi juga pada akhirnya membuat Anda jadi lebih dihormati.

5. Tidak Berhenti Belajar

Anda pun mengajarkan setiap orang wajar melakukan kesalahan. Ini dapat membuat anak memahami bahwa sampai dewasa pun orang tuanya masih belajar dan berkembang, sama seperti mereka.

Memiliki pola pikir berkembang sepanjang hidupnya memungkinkan anak-anak untuk berani, mau belajar dari kesalahan, dan tidak patah semangat.

]

Sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *