• Oktober 24, 2023
  • ardwk
  • 0

WK MEDIA –

Paris Hilton dan Putranya, Phoenix. Foto: Instagram/@parishilton
Paris Hilton dan suaminya, Carter Reum, kini tengah berbahagia mengasuh keluarga kecil mereka semenjak kehadiran sang putra, Phoenix Barron. Paris dan Carter menyambut anak pertama mereka pada 16 Januari 2023 melalui ibu pengganti, setelah menikah pada tahun 2021.

Beberapa hari lalu, Paris pun membagikan momen kebersamaan dengan sang putra untuk pertama kalinya di akun Instagram-nya @parishilton. Dalam unggahan foto tersebut, terlihat Paris memangku Phoenix dengan berbagai ekspresi lucunya.

My precious angel baby Phoenix’s first time in NYC. βœ¨πŸ‘±πŸΌβ€β™€οΈπŸ‘ΆπŸΌπŸ—½βœ¨ (Bayi malaikatku yang berharga, Phoenix, pertama kali di Kota New York),” tulis Paris di kolom captionnya.

Sekilas, tidak ada yang salah dengan foto tersebut. Tetapi, dikutip dari Entertainment Tonight, beberapa netizen pun memberikan komentar negatif dan lelucon yang kejam, terutama mengomentari tentang bentuk ukuran kepala Phoenix yang besar. Bahkan, sang bayi sampai disebut mungkin menderita penyakit serius sehingga ukuran kepalanya dinilai jauh lebih besar dari bayi biasanya.

Reaksi Paris Hilton saat Bayinya Dihujat

Setelah banyaknya komentar buruk yang ditujukan pada bayinya, Paris pun tidak tinggal diam. Ia membuat sebuah komentar pada orang-orang yang berkomentar negatif tentang Phoenix.

Paris Hilton dan Putranya, Phoenix. Foto: Instagram/@parishilton

“Ada beberapa orang sakit di dunia ini. Malaikatku sangat sehat. Dan ya, dia sudah ke dokter, dia hanya saja memiliki otak yang besar,” tulis Paris.

Wanita berusia 42 tahun itu juga mengaku sedih karena para pengikutnya telah memberikan komentar-komentar yang menyakitkan pada anaknya.

People melansir bahwa Paris sampai membuat komentar lain pada Instagram story-nya, Senin (23/10) kemarin. Menurutnya, sebagai seseorang yang hidup dengan berbagai sorotan publik, ia memahami tidak bisa menghindari berbagai macam komentar. Tetapi, bila sudah sampai menargetkan anak-anak maupun keluarganya, maka ia tidak bisa menerimanya.

“Ini menyakiti hati saya, lebih dalam daripada yang bisa diungkapkan dengan kata-kata. Saya telah bekerja keras untuk menciptakan lingkungan yang penuh dengan cinta, rasa hormat, dan saling menerima. Dan saya mengharapkan hal yang sama sebagai balasannya,” ucap dia.

“Jika saya tidak mengunggah bayi saya, maka orang-orang akan menganggap saya bukanlah ibu yang baik. Dan jika saya mengunggahnya, ada beberapa orang yang kejam dan penuh kebencian. Saya bangga sebagai ibu bekerja dan bayi saya sangat sehat, menggemaskan, dan seperti malaikat,” lanjutnya lagi.

Ia mengungkapkan kehidupannya setiap hari setelah kehadiran Phoenix, bahwa apa yang dilakukannya itu penting bagi anaknya. Ia pun berpesan kepada pengikutnya agar saling menghormati.

“Sulit membayangkan ada orang di dunia ini yang menargetkan orang-orang tidak bersalah. Saya berharap orang-orang dapat memperlakukan satu sama lain dengan lebih baik dan berempati,” tutupnya.

]

Sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *