• Juni 18, 2024
  • ardwk
  • 0


Jakarta, WK MEDIA

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menjadi organisasi masyarakat (Ormas) keagamaan pertama yang meminta izin penambangan dari pemerintah.

Mereka melayangkan permintaan izin tambang itu setelah organisasi kemasyarakatan keagamaan mendapat karpet merah dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mengelola tambang.

Deputi Bidang Pengembangan Iklim Penanaman Modal Kementerian Investasi/BKPM Yuliot Tanjung beberapa waktu lalu mengatakan izin usaha pertambangan khusus (IUPK) yang dikeluarkan PBNU berada di wilayah Kalimantan Timur.

IKLAN

GULIR UNTUK MELANJUTKAN ISI

Anak buah Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia itu mengatakan masih memproses permohonan PBNU. Kini, BKPM tengah memberikan kesejahteraan administrasi dan menyediakan kewajiban.

“Setelah terpenuhi, 15 hari dapat diterbitkan IUPK-nya,” kata Yuliot, dikutip dari AntaraKamis (6/6) lalu.

Di sisi lain, Yuliot menyatakan belum menerima izin izin mengelola tambang dari badan usaha ormas keagamaan lain. Ia mengatakan baru PBNU yang menyetujui pemerintah.

Sekadar informasi, Jokowi melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 25 Tahun 2024 tentang Perubahan atas PP Nomor 96 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batu Bara memberikan karpet merah ke organisasi keagamaan seperti NU untuk mengelola tambang.

Setelah aturan terbit, Bahlil terang-terangan berjanji akan memberikan konsensi tambang batu bara besar kepada PBNU.

“Kami akan memberikan konsesi batu bara yang cadangannya cukup besar kepada PBNU untuk dikelola dalam rangka optimalisasi organisasi,” janji Bahlil dalam Kuliah Umum di Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama, Jakarta, Jumat (31/5).

“Oleh karena itu, tidak lama lagi saya akan teken IUP untuk berterima kasih PBNU karena prosesnya sudah hampir selesai. Itu janji saya kepada kalian semua,” tegasnya.

Bahlil mengatakan dirinya bangga terhadap NU. Apalagi, pembantu Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu mengaku lahir dari kandungan ibu yang merupakan kader NU.

[Gambas:Video CNN]

(del/sfr)



Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *