• Oktober 23, 2023
  • ardwk
  • 0

WK MEDIA –

Menhub Budi Karya Sumadi tinjau lokasi calon bandara baru penunjang IKN. Foto: Kemenhub RI
Menhub Budi Karya Sumadi tinjau lokasi calon bandara baru penunjang IKN. Foto: Kemenhub RI

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono memastikan pembangunan bandara Very Very Important Person (VVIP) di IKN Nusantara bakal segera dimulai. Rencananya, peletakan batu pertama atau groundbreaking proyek tersebut dilakukan pada 1 November 2023.

"(Groundbreaking bandara di IKN) Sudah siap. Tanggal 1 mungkin, 1 November," kata Basuki di Istana Negara, Jakarta, Senin (23/10).

Basuki mengatakan adanya bandara VVIP tersebut bakal bisa mendorong percepatan pembangunan di IKN Nusantara. Sebab, kata Basuki, para investor bisa lebih cepat dalam menggelontorkan investasinya di IKN.

"Ya lebih cepat investor masuk karena lebih dekat. Jadi orang bisa masuk situ langsung deg langsung di IKN kan," ujar Basuki.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono meninjau progres pembangunan IKN Nusantara. Foto: PUPR
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono meninjau progres pembangunan IKN Nusantara. Foto: PUPR

Proyek Bandara VVIP IKN Nusantara sudah dilelang Kementerian PUPR dengan nilai paket pembangunan mencapai Rp 4,28 triliun. Pembangunan proyek ini bersumber dari APBN tahun anggaran 2023. Penetapan pemenang lelang akan diumumkan pada 26 Oktober 2023 dan penandatanganan kontrak ditargetkan bisa dilakukan 1 November 2023.

Pemerintah sudah menetapkan lokasi Bandara VVIP ini. Bandara VVIP IKN akan memiliki runway 3.000 x 45 meter dan mampu didarati pesawat berbadan besar jenis Boeing 777-300 ER dan Airbus A380. Kapasitas apron mampu menampung 3 pesawat berbadan besar (Wide Body) ditambah 1 pesawat berbadan kecil (Narrow Body); atau 7 pesawat berbadan kecil (Narrow Body); serta kapasitas helipad menampung 3 (tiga) helikopter.

Terminal Bandara VVIP IKN dibangun di atas lahan seluas 7.000 m2 dengan VVIP ± 1500 m2. Unsur kearifan lokal yang ditonjolkan dalam desain terminal bandara di antaranya nuansa Rumah Panjang, Burung Rangkok, dan lukisan garis lengkung khas Kalimantan.

]

Sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *