• Oktober 27, 2023
  • ardwk
  • 0

WK MEDIA –

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengecek progres konstruksi proyek GIK UGM, Kamis (26/10/2023). Foto: Kementerian PUPR
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengecek progres konstruksi proyek GIK UGM, Kamis (26/10/2023). Foto: Kementerian PUPR

Proyek Gedung Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta ditargetkan rampung lebih cepat. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono berharap proyek yang menggunakan dana APBN Rp 557 miliar ini selesai pada akhir tahun 2023.

Pak Bas menyampaikan, desain dari detail bangunan menjadi perhatian seperti material sirkulasi udara dan penghijauan pohon yang lebih besar di lingkungan gedung. Selain itu, tim proyek dapat mempercepat pekerjaannya dengan memperhatikan kualitas yang baik.

”Akhir tahun 2023 harus sudah siap, terutama pada zona C dan zona D. Seluruh tim kerja agar mengawali pekerjaan dengan niat dan semangat untuk menyelesaikan dengan kualitas terbaik,” ujar Pak Bas dalam keterangannya, Jumat (26/10).

Proyek yang dikerjakan oleh PT Waskita Karya (Persero) Tbk tersebut sudah mencapai 70,33 persen hingga Oktober 2023. Direktur Operasi I Waskita Karya, I Ketut Pasek Senjaya Putra, berupaya menyelesaikan konstruksi sebelum target. Meskipun dalam kontrak kerja membutuhkan waktu 600 hari pengerjaan, terhitung sejak Juni 2022 dan akan selesai pada Februari 2024.

”Hingga Oktober 2023 progres konstruksi telah mencapai 70,33 persen progres ini lebih cepat dari rencana sebelumnya. Kami berupaya sekuat tenaga agar seluruhnya bisa selesai sebelum target yang telah ditentukan," jelasnya.

Gedung GIK UGM didesain dengan arsitektur yang modern dan dirancang untuk mendukung fasilitas pembelajaran bagi dosen dan mahasiswa. Gedung ini memiliki 3 lantai dengan bagian atap yang difungsikan sebagai ruang terbuka serta dilengkapi ruang auditorium, sport hall, gym, classroom, ruang gallery , amphitheatre, student center, kantor, co-working space, rooftop, dan parkir basement.

“Harapannya Gedung GIK UGM dapat memberikan pembelajaran bukan hanya untuk dosen dan mahasiswa tapi juga untuk perkembangan bagi pelaku industri usaha yang terlibat di dalamnya,” pungkasnya.


]

Sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *