Jakarta, WK MEDIA

Pemerintah Kabupaten Morowali bersama PT Indonesia Morowali Industrial Park (Bahasa Indonesia: IMIP) menggelar aksi bersih lingkungan di Desa Labota, Kecamatan Bahodopi, Morowali, Sulawesi Tengah, Minggu kemarin (30/6).

Aksi bersih-bersih itu dalam rangka memperingati hari lingkungan hidup sedunia. Ada 300 warga yang berpartisipasi.

Penjabat Bupati (Pj) Morowali, Rachmansyah Ismail mengatakan kegiatan semacam ini penting untuk menumbuhkan kepedulian masyarakat dalam menjaga lingkungan secara berkelanjutan.

IKLAN

GULIR UNTUK MELANJUTKAN ISI

“Ini akan memberi dampak yang besar dan bermanfaat bagi kita semua,” kata Rachmansyah Ismail dalam keterangan resminya, Senin (1/7).

Menurutnya, Pemkab Morowali mengalokasikan anggaran pengelolaan sampah sebesar Rp14 miliar guna menyelesaikan permasalahan sampah di Kecamatan Bahodopi.

“Bantuan ini terdiri dari 34 unit mobil kontainer, 26 kendaraan pengangkut sampah beroda tiga, 9 arm roll, dan 8 dump truck,” kata Kepala Bidang
Tata Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Daerah Morowali Hasnia.

Kepala Departemen CSR PT IMIP Tommy Adi Prayogo menyampaikan pihaknya turut mendukung pengelolaan kebersihan lingkungan di Labota dalam aspek pengembangan kapasitas sumber daya manusia.

Hal ini dicapai melalui pendampingan kelompok swadaya masyarakat dalam pengelolaan bank sampah dan peraturan desa (Perdes) Labota.

“Kami ingin pada tahap awal meningkatkan kesadaran warga yang selama ini masih sering membuang sampah tidak pada tempatnya. Semoga tidak ada tumpukan sampah sembarangan lagi,” ucapnya.

Untuk mengatur perilaku warga dalam mengelola kebersihan lingkungan, beberapa ketentuan dalam Perdes Labota disusun sebagai pedoman hukum tertulis.

Isi Perdes tersebut antara lain memberikan sanksi bagi warga yang membuang sampah tidak pada tempatnya, mengaktifkan iuran pengelolaan kebersihan, dan pemilahan.
jenis sampah.

[Gambas:Video CNN]

(pta/pta)



Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *