• Oktober 18, 2023
  • ardwk
  • 0

WK MEDIA –

Pengamat politik Universitas Padjadjaran (Unpad) Kunto Adi Wibowo. Foto: Dok. Istimewa
Pengamat politik Universitas Padjadjaran (Unpad) Kunto Adi Wibowo. Foto: Dok. Istimewa

Hanya pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN) yang dinilai memiliki darah biru Nahdlatul Ulama (Nahdliyin), sedangkan dua pasangan lainnya tidak.

Pengamat politik dari Universitas Padjadjaran (Unpad) Kunto Adi Wibowo menjelaskan bahwa Cak Imin sebagai cawapres memiliki darah biru NU. Hal ini penting dalam menggaet suara Nahdliyin. Selain itu, hal ini juga yang membedakannya dengan pasangan capres-cawapres lainnya.

"Pengaruh terhadap NU tradisional yang lekat dengan kiai, masyayikh, dan gus itu lebih dekat ke Cak Imin. Sementara 2 paslon lainnya lebih pada kedekatan saja, bukan penghormatan terhadap sanad atau jalur keilmuan. Ini tentu menjadi poin penting bagi pasangan Anies-Gus Imin,” ujarnya, Rabu (18/9/2023).

Kunto menambahkan bahwa dalam pilpres tidak bisa hanya melihat faktor teritorial secara penuh, tetapi perlu melihat faktor-faktor lainnya.

"Justru siapa yang lebih relevan dalam membawa isu dan gagasan kepada pemilih, misalnya di Jawa Timur. Pasangan AMIN memiliki pembeda dibandingkan paslon lainnya yang cenderung mewakili pemerintahan saat ini. Akan tetapi, visi perubahan AMIN perlu disampaikan dengan sederhana dan gamblang agar mudah dipahami masyarakat."

Ketua Umum PKB, Abdul Muhaimin Iskandar dan putra dari dari salah satu pendiri Nahdlatul Ulama, KH Abdul Wahab Hasbullah, KH Hasib Wahab Hasbullah di Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Minggu (10/9/2023). Foto: Zamachsyari/kumparan
Ketua Umum PKB, Abdul Muhaimin Iskandar dan putra dari dari salah satu pendiri Nahdlatul Ulama, KH Abdul Wahab Hasbullah, KH Hasib Wahab Hasbullah di Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Minggu (10/9/2023). Foto: Zamachsyari/kumparan

Di sisi lain, pasangan AMIN memiliki kelebihan lainnya, yaitu Cak Imin sebagai representasi warga NU sekaligus memiliki mesin partai (PKB) yang kuat hingga ke pelosok desa.

"Cawapres lainnya misalnya dianggap mewakili NU, tetapi tidak berasal dari darah biru NU juga tidak memiliki mesin partai. Sementara Cak Imin jelas sebagai darah biru NU sekaligus memiliki mesin partai yang juga identik dengan warga NU. Ini akan efektif menggerakkan pemilih AMIN di grassroot," tutur Kunto.

Pasangan bacapres dan bacawapres Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Gus Imin) menghadiri Maulid Akbar Nabi Muhammad SAW di Masjid Raya Al Ittihad Tebet, Jakarta Selatan, Jumat malam (13/10). Foto: Dok. Istimewa
Pasangan bacapres dan bacawapres Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Gus Imin) menghadiri Maulid Akbar Nabi Muhammad SAW di Masjid Raya Al Ittihad Tebet, Jakarta Selatan, Jumat malam (13/10). Foto: Dok. Istimewa

Sementara dengan dipilihnya Mahfud MD sebagai cawapres dari Ganjar Pranowo, pasangan AMIN berpotensi tetap bisa menjaga suara pemilih di Jawa Barat.

"Ini tinggal menunggu siapa kira-kira wakil dari Prabowo Subianto, jika sampai cawapresnya justru memberi efek negatif di Jabar, maka pasangan AMIN akan diuntungkan. Selama ini, pemilih AMIN dan Prabowo di Jawa Barat relatif beririsan, itu harus dilihat. Sedikit ketidakpuasan dari pemilih kubu Prabowo, maka akan berpindah ke kubu lain, terutama ke pasangan AMIN."

(LAN)

]

Sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *