• Oktober 19, 2023
  • ardwk
  • 0

WK MEDIA –

Ilustrasi Jelaskan peran manusia dalam sejarah, Sumber: Pexels/Clem Onojeghuo
Ilustrasi Jelaskan peran manusia dalam sejarah, Sumber: Pexels/Clem Onojeghuo

Peran manusia dalam sejarah memiliki dimensi yang sangat kompleks dan mendalam. Sebagai manusia itu sendiri, tentunya harus paham jika diminta untuk jelaskan peran manusia dalam sejarah.

Dalam sejarah, manusia telah berperan banyak dalam perubahan. Mulai dari sebagai filsuf yang memengaruhi pemikiran dan ideologi, pemimpin yang memimpin negara dan bangsa, serta penggubah budaya yang menciptakan karya seni dan inovasi.

Peran Manusia dalam Sejarah

Ilustrasi Jelaskan peran manusia dalam sejarah, Sumber: Pexels/Cátia Matos
Ilustrasi Jelaskan peran manusia dalam sejarah, Sumber: Pexels/Cátia Matos

Peran manusia dalam sejarah merupakan aspek sentral dalam pemahaman dan penelitian sejarah. Sejarah adalah cerita tentang peristiwa-peristiwa masa lalu yang dipengaruhi dan diciptakan oleh tindakan manusia.

Dikutip dari buku Modul Pembelajaran SMA Sejarah, Edi Sukmadi, (2020), manusia dalam sejarah dapat mencakup yaitu manusia sebagai subjek dalam sejarah dan manusia sebagai objek dalam sejarah.

Manusia sebagai subjek sejarah berarti tindakan manusia dalam menentukan arus kesejarahan. Peran ini kebanyakan dilakukan oleh para sejarawan yang meneliti dan menulis peristiwa masa lalu. Manusia sebagai subjek sejarah cenderung bersifat subjektif.

Manusia yang mempengaruhi sejarah karena manusialah yang membuat sejarah. Karena manusia yang mengendalikan sejarah berarti menegaskan kedinamisan dirinya.

Minimal sejarawan bagi diri sendiri (every man is own historians). Dalam 6 sudut pandang manusia sebagai objek sejarah, manusia merupakan menu sejarah yang di kaji oleh subjek.

Objek yang berarti masuk dalam konteks “yang telah terjadi” Sedang dalam sudut pandang manusia sebagai subjek sejarah, manusia dapat menjadi penyedia menu sejarah tersebut.

Ruang dan waktu adalah dua unsur penting yang tak terpisahkan dari sejarah. Ruang (spasial) menunjukkan di mana peristiwa sejarah terjadi. Pengetahuan tentang lokasi peristiwa memberikan konteks geografis yang penting untuk memahami latar belakang peristiwa.

Sedangkan, waktu (temporal) adalah unsur yang menentukan kapan peristiwa sejarah terjadi. Kronologi waktu sangat penting untuk menggambarkan urutan peristiwa dan hubungan sebab-akibat.

Sebagai contoh, Peristiwa Rengasdengklok terjadi di Karawang tanggal 16 Agustus 1945, sementara Proklamasi Kemerdekaan Indonesia diumumkan di Jl Pegangsaan 56, Jakarta. Ruang dan waktu juga mencakup lingkungan di mana manusia bertindak.

Baca juga: Alasan Ilmu Sejarah Bersifat Diakronis yang Perlu Dipahami

Itulah jawaban jika diminta jelaskan peran manusia dalam sejarah beserta kaitannya dengan ruang dan waktu. Pemahaman yang mendalam tentang hubungan antara manusia, ruang, dan waktu membantu menggali makna sejarah dan warisan masa lalu. (RIZ)

]

Sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *