• Juni 29, 2024
  • ardwk
  • 0


Jakarta, WK MEDIA

Ketua Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Roy Mandey mengkritik Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) Kesehatan turunan Undang-undang (UU) Nomor 17 Tahun 2023.

Ia menyebut peraturan itu mengandung pasal karet yang mengatur larangan penjualan rokok di zonasi kurang dari 200 meter dari pusat pendidikan.

Ia mengatakan pasal tersebut ambigu karena tidak menjelaskan detail penghitungan zonasi 200 meter.

IKLAN

GULIR UNTUK MELANJUTKAN DENGAN KONTEN

“Bagaimana cara menghitung 200 meternya? Mau pakai meteran? Terus kiblatnya mengarah ke mana? Utara, timur, selatan?,” katanya di Kantor Aprindo, Jumat (28/6).

Tidak hanya soal menghitung zonasi 200 meter, Roy juga mempertanyakan definisi pusat sekolah yang dimaksud RPP Kesehatan. Pusat pendidikan katanya bisa multitafsir.

“Ada sekolah balet, ada sekolah Bahasa Inggris, ada sekolah mengemudi, ada bimbel. Apa pusat pendidikannya? Ini juga ambigu, soal karet,” katanya.

Roy mengatakan bahwa saat sosialisasi RPP Kesehatan tidak ditemukan pasal yang mengatur zonasi perdagangan rokok. Namun setelah sosialisasi, Aprindo mendapatkan informasi bahwa pasal tersebut masuk dalam RPP Kesehatan.

Tak hanya itu, Roy juga mendapat kabar bahwa Kementerian Perdagangan (Kemendag) dan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) belum sepakat untuk membubuhkan paragraf pada RPP Kesehatan. Padahal kedua kementerian itu berkaitan dengan penjualan dan industri rokok.

Roy mengatakan jika RPP tersebut disahkan maka ritel bisa kehilangan pendapatan lima hingga delapan persen. Kemudian penerimaan negara dari cukai hasil tembakau (CHT) atau cukai rokok yang kini mencapai Rp230 triliun diperkirakan akan turun.

Belum lagi klaim lima juta petani tembakau juga bisa terancam berhenti bekerja jika industri rokok tergerus. Akibatnya daya beli akan turun.

“Akhirnya konsumsi rumah tangga turun dan PDB kita juga turun,” katanya.

[Gambas:Video CNN]

(fby/sfr)



Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *