• Oktober 27, 2023
  • ardwk
  • 0

WK MEDIA –

Potongan gambar dari video saat mahasiswa itu dicabuli seniornya. (ist)
Potongan gambar dari video saat mahasiswa itu dicabuli seniornya. (ist)

Mahasiswa UIN Raden Fatah, Palembang berinisial RS (19 tahun) yang menjadi korban dugaan pencabulan yang dilakukan seniornya berinisial PA memenuhi panggilan Penyidik Subdit IV Ditreskrimum Polda Sumsel untuk dimintai keterangan sebagai korban.

Selama dua jam polisi memeriksa RS. Bahkan kuasa hukum yang mendampinginya, Mardhiyah menyebutkan kliennya di hujani 23 pertanyaan terkait kasus dugaan pencabulan.

"Setelah ini, Penyidik masih akan memanggil saksi-saksi lalu, setelah itu baru terlapor. Ada dua saksi yang akan dipanggil yaitu teman sekamarnya,"kata dia, Jumat (27/10).

Mardhiyah mengaku RS sudah dua hari tidak masuk kuliah karena masih mengalami trauma untuk bertemu khalayak ramai akibat kasus yang dialaminya.

"Saat ini RS masih trauma dan malu untuk bertemu dengan orang lain pasca kejadian ini dan dia sudah dua hari tidak masuk kuliah,"kata dia.

Selain itu, Mardhiyah menepis pernyataan dari Kepala Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan dan Kerja sama UIN Raden Fatah Palembang, Jumari Iswadi yang menyampaikan kliennya menolak untuk hadir mediasi.

"Melainkan pihaknya tidak mengetahui surat yang dilayangkan pihak kampus untuk meminta kehadiran kami tidak dicantumkan kapan waktunya untuk hadir. Kami berikan jawaban bahwa surat yang diberikan harus surat resmi,"tutupnya.

]

Sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *