• Oktober 26, 2023
  • ardwk
  • 0

WK MEDIA –

Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming menyampaikan sambutan di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta Pusat jelang pendaftaran pasangan ke KPU, Rabu (25/10/2023). Foto: Youtube/Kemenangan Indonesia Maju
Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming menyampaikan sambutan di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta Pusat jelang pendaftaran pasangan ke KPU, Rabu (25/10/2023). Foto: Youtube/Kemenangan Indonesia Maju

Pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka bakal memberikan makan siang dan susu gratis apabila terpilih dalam pemilu 2024 mendatang. Rencana kebijakan itu dilakukan untuk mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) Unggul Indonesia Maju di 2045.

"Memberi makan siang dan susu gratis di sekolah dan pesantren," isi dokumen visi misi dan program kerja Prabowo-Gibran yang diterima kumparan, Kamis (26/10).

Nantinya, makan siang harian diberikan langsung kepada siswa pra sekolah, Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA), dan pesantren.

Tak hanya itu, Prabowo-Gibran juga menjanjikan bantuan gizi untuk anak balita dan ibu hamil dalam rangka mengurangi angka stunting di Indonesia.

Bantuan gizi diberikan kepada ibu hamil dan balita di seluruh Indonesia untuk meningkatkan kesehatan dan membantu ekonomi keluarga. Program ini menargetkan lebih dari 80 juta penerima manfaat dengan cakupan 100 persen pada tahun 2029.

Prabowo mengeklaim stunting merupakan masalah konkret dan mendesak yang harus segera ditangani secara langsung dan massal oleh pemerintah.

Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka tiba untuk menyerahkan berkas pendaftaran pencalonanya sebagai calon presiden dan wakil presiden di Kantor KPU Pusat, Jakarta, Rabu (25/10/2023). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka tiba untuk menyerahkan berkas pendaftaran pencalonanya sebagai calon presiden dan wakil presiden di Kantor KPU Pusat, Jakarta, Rabu (25/10/2023). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Di sisi lain, Prabowo-Gibran juga akan melanjutkan dan menambahkan program kartu-kartu kesejahteraan sosial serta kartu usaha untuk mewujudkan kemiskinan 0 persen di Indonesia.

"Masih adanya kemiskinan absolut menunjukkan pembangunan ekonomi belum optimal dan belum merata. Negara wajib memberikan perlindungan sosial untuk warga miskin," jelasnya.

Program-program seperti Kartu Indonesia Sehat (KIS), KIS Lansia, Kartu Indonesia Pintar, Kartu Sembako, Kartu Prakerja, MEKAR, dan Program Keluarga Harapan akan dilanjutkan, dan menambahkan Kartu Anak Sehat.

]

Sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *